Sabtu, 8 Agustus 2026

CPM, Perusahaan Tambang Emas Pertama Gunakan Filter Press

CPM Perusahaan Tambang Emas Pertama Gunakan Filter Press
PT CPM. Foto: Dok

PT Citra Palu Minerals (CPM) pemegang kontrak karya pertambangan emas di Kelurahan Poboya, Kota Palu, Sulawesi Tengah, merupakan perusahan tambang pertama di Indonesia yang menggunakan metode Filter Press (dry tailing) dalam mengelola limbah.

Manager Government Relation and Permit PT CPM, Amran Amier mengatakan khusus untuk pengelolaan tailing menggunakan metode pengolahan difiltrasi di unit Filter Press, sehingga dihasilkan tailing kering (80% padat) untuk disimpan di Waste Pile Berizin.

Baca juga: PT CPM Serap 57 Persen Karyawan dari Area Ring I

“Ini jauh lebih aman dari tailing konvensional. Sebab menggunakan metode pemisahan lumpur dan air yang kita gunakan untuk pengolahan selanjutnya sehingga air limbah tidak ke lingkungan,” kata Amran Amier.

Menurut Amran Amier, kelebihan sistem ini mengurangi penggunaan air bersih dan B3 (sianida).

“Kami juga selalu memastikan air limbah kegiatan pertambangan telah sesuai dengan baku mutu lingkungan yang ditetapkan. Limbah B3 yang dihasilkan disimpan di TPS Limbah B3 Berizin. Pengangkutan hanya dilakukan oleh Jasa Pengangkut Limbah B3 Berizin,” jelasnya.

Baca juga: Idul Adha 1442 H, PT CPM Salurkan 11 Ekor Hewan Kurban

Lanjut Amran Amier, kedepannya setelah mendapatkan izin dari Kementrian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), taling kering dari hasil pengolahan pabrik tersebut akan dimanfaatkan untuk bahan bangunan seperti batako, paving block dan lainya.

“Prinsipnya pengelolaan limbah di CPM ditangani menggunakan konsep 4R (Reduce, Reuse, Recycle, Recover),” jelasnya.

Ia menambahkan, pengolahan limbah, baik domestik maupun Bahan Berbahaya Beracun (B3), sejauh ini sudah dibuatkan SOP, sekaligus bagaimana penanganannya ketika terjadi kondisi tanggap darurat.

PT Citra Palu Minerals (CPM) berkomitmen dan bertekad untuk beroperasi secara aman dan bertanggung jawab serta berusaha menciptakan lingkungan kerja yang aman dan kondusif.

Dalam operasionalnya mengutamakan kaidah good mining practice atau menerapkan kaidah pertambangan yang baik. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital