Minggu, 9 Agustus 2026

Karena Ahok, Jaya Suprana Sampai Ragu Tuhan itu Adil

JAKARTA, PE – Kelirumolog Jaya Suprana mengaku pernah krisis kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Adil. Ia merasa sudah berdoa mati-matian agar ditunda penggusuran di wilayah Bukit Duri, Jakarta Selatan, namun sia-sia.

Tepatnya, pada September 2016, warga Bukit Duri dirampas hak tinggalnya bersamaan perjuangan mereka berjalan di pengadilan negeri dan tata usaha.

“Jadi saya krisis pada Tuhan Yang Maha Adil, bukan Tuhan Yang Maha Esa. Tuhan Yang Maha Adil diam saat Ahok melakukan pelanggaran hukum yang sempurna,” ucap Jaya saat urun rembug kelirumologi bertema “Sungai Yang Normal” di Jaya Suprana Of Performing Arts di MOI, Jakarta Utara.

Tapi keyakinan itu hilang saat pakar hidrologi dan sejarah mendatanginya. Sang hidrolog menegaskan, kesalahan di Bukit Duri ada pada manusianya. Sementara dari sejarawan, ia dijelaskan bahwa pada dasarnya sungai Ciliwung yang mengalir di Bukit Duri itu memiliki arti sangat dalam. Ciliwung, dalam sejarah Sunda, berasal dari kata Cihaliwung yang artinya harmoni.

“Jadi saya sadar di Ciliwung sedang ada perusakan harmoni,” kata Jaya.

Jaya pun mengumpamakan pola merusak harmoni yang dilakukan Pemprov Jakarta seperti ketika Jerman mendirikan akademi musik dengan aturan bakunya yang otoriter. Padahal di generasi Mozart atau Beethoven harmoni dalam bermusik tidak diatur.

“Jadi sama dengan Ciliwung, harmonis yang ada di sana dirusak oleh hegemoni dan sikap otoriter Pemprov Jakarta. Bukan diserahkan sama warga yang sudah berharmoni dengan Ciliwung selama puluhan tahun. Sebelum mengenal konsep normalisasi Ahok yang tidak jelas itu, mereka sudah hidup harmoni,” kata Jaya yang juga ketua Rekor MURI.

Jaya berharap kelak ada orang yang bisa mendobrak pihak yang merusak harmoni itu, seperti halnya Ismail Marzuki mau mendobrak apa yang sudah dihegemoni oleh akademi musik di Jerman.

“Ismail berani melawan harmoni yang ditetapkan oleh akademi musik dunia. Tapi nada-nadanya justru semakin indah dan abadi di telinga bangsa Indonesia,” kata Jaya.

(wid/Fajar/PE)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital