Pansel calon presidium Forhati mundur. Gara-gara Ketua Steering Commite (SC) Musyawarah Nasional V Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam-Wati (Forhati) Dr. Gefarina Djohan S.Ag. MM di duga meloloskan calon Presidium Forhati untuk periode 2022-2027.
Padahal bakal calon tersebut belum melengkapi syarat administrasi serta dianggap integritasnya kurang.
Akibatnya, panitia seleksi (Pansel) calon presidium Forhati yang sudah bekerja sejak 18 Oktober 2022 lalu merasa kecewa.
baca juga: lelang-jabatan-dinilai-mal-administrasi
Anggota tim Pansel ini masing-masing Ketua merangkap anggota Mu’minati,S.Ag.,M.M, Sekretaris merangkap anggota yakni Dr.Gefarina Djohan,M.A, anggota Prof.Dr.Valina Singka Subekti,M.Si, Dra.Kamsani Chaniago,M.Pd dan Ade Salamah, S.H.,M.H.
Baca juga : penggunaan-dana-tidak-transparan-14-anggota-lembaga-walhi-bentuk-presidium
Ketua ansel Mu’minati,S.Ag.,M.M membenarkan reaksi dari tim Panitia Seleksi Munas.
Keputusan sepihak SC itu menurut Mu’minati tentunya menciderai aturan dan kriteria berdasarkan kesepakatan bersama.
“Tim Pansel merasakan pekerjaan yang di lakukan sia-sia. Buat pembentukan panitia seleksi jika ada keputusan sepihak oleh Ketua SC Munas,” ujarnya seperti dalam keterangan pers yang di terima Palu Ekspres, Minggu (20/11/2022).
Bahkan kata dia, salah satu anggota Pansel, Prof Valina Singka sudah menyatakan mengundurkan diri sebagai Pansel.
“Kakanda Prof Valina Singka sudah menyatakan pengunduran diri. Tim pansel lain sangat menyayangkan keputusan Ketua SC Munas kalau yang bersangkutan tetap diloloskan,” bebernya.
Baca juga: sutarman-ika-dan-untad-ibarat-anak-sama-orang-tua
Mu’minati mengatakan tim nya menilai salah satu calon yang belum memenuhi kriteria dan integritasnya diragukan adalah Wa Ode Nurhayati.
Bekas anggota DPR RI itu diduga oleh Ketua SC diloloskan menjadi calon Presidium Forhati.
“Mengingat integritas calon sangat meragukan untuk maju sebagai Presidum Forhati nasional,” tandasnya.
“Banyak calon yang mendaftar yang kualitas kepemimpinannya dan integritasnya sangat baik,” sambungnya.
Baca juga: bupati-donggala-diminta-fungsikan-baperjakat
Dia juga menjelaskan proses seleksi yang telah di lakukan tim pansel sebagai berikut:
- Pansel di bentuk 18 Oktober 2022. Langsung bekerja dengan cepat untuk menyiapkan kriteria dan persyaratan bakal calon (Balon) Presidium Forhati Nasional.
- Pendaftaran di mulai 28 Oktober hingga 9 November 2022 lalu. Namun ada perpanjangan hingga 11 November 2022. Alasannya, karena belum memenuhi kuota pendaftaran dengan jumlah calon sesuai syarat Pedoman Dasar Forhati yaitu sebanyak 5 Presidium yang terpilih.
- Tepat Jumat, 11 Nopember 2022 Pukul 00.00 WIB, calon mendaftar sebanyak 14 orang dari berbagai profesi, pengusaha, profesional, akademisi, dan politisi.
- Pansel melakukan verifikasi berkas terhadap 14 calon tersebut sejak 16 November 2022. Dan telah menghasilkan dan memutuskan 9 nama calon Presidium yang lulus berkas dan ada 5 calon yang belum memenuhi syarat Administrasi.
“Setelah melalui proses verifikasi administrasi terhadap 14 berkas dokumen persyaratan calon yang mendaftar maka yang memenuhi persyaratan sebanyak 9 orang,” tegas Mu’minati.
Sembilan nama yang memenuhi persyaratan administrasi yaitu:
- Aguswanti Lahamid,
- Anita Aryani,
- Jamilah Abdul Gani,
- Jumrana Salikki,
- Kasmawati Kasim Marewa,
- Marlina Buamona,
- Sri Novakandi,
- Sulistyowati
- Wahidah Laomo.
Sedangkan yang belum memenuhi syarat administrasi sebanyak 5 (lima) orang masing-masing:
- Beby Sintia Dewi Banteng,
- Cut Emma Mutia Ratna Dewi,
- Neny Rochyani,
- Rizky Wahyuni dan
- Wa Ode Nurhayati.
“Selanjutnya ke-sembilan nama di sampaikan kepada Steering Committee untuk dibawa ke Forum MUNAS V FORHATI,” pungkasnya.
“Dari kelima orang yang belum memenuhi persyaratan di berikan oleh waktu SC untuk melengkapinya karena ada beberapa calon yang belum menyampaikan visi Forhati ke depan secara tertulis.
Musyawarah Nasional (Munas) V Forum Alumni Himpunan Mahasiswa Islam-Wati akan berlangsung di Palu, Sulawesi Tengah, pada 24 hingga 27 November 2022.
Rencananya Presiden Republik Indonesia Joko Widodo akan membuka kegiatan dengan tema ‘Perempuan Bangkit, Bersinergi Membangun Negeri Menuju Peradaban Baru’ ini. (aaa/PaluEkspres)






