Minggu, 9 Agustus 2026

Pengamat Sosial  Pertanyakan Pengawasan Disnaker terhadap PT GNI

Pengamat Sosial  Pertanyakan Pengawasan Disnaker terhadap PT GNI
Sofyan Farid Lembah. Foto : Dok

Pengamat sosial Sofyan Farid Lembah angkat bicara mengenai permasalahan tambang nikel PT GNI yang beroperasi di Kabupaten Morowali Utara, Sulawesi Tengah (Sulteng).  Belum habis kasus kebakaran yang menelan korban tewas, kembali PT Gunbuster Nickel Industry (PT GNI) didemo oleh ribuan karyawannya.

Dari berbagai sumber kurang lebih ada 12 tuntutan pendemo terhadap perusahaan. Jika benar kedua belas tuntutan tersebut, Sofyan Farid Lembah sebagai pengamat sosial pertanyakan pengawasan Dinas Tenaga Kerja Morowali Utara  dan Provinsi?  Terlebih banyak tuntutan di sekitaran tidak terpenuhinya soal Kesehatan dan Keselamatan Kerja (K3) karyawan.

“Bagaimana bisa perusahaan sekelas GNI bisa luput menjalankan kewajibannya soal K3 ini, di mana pengawasan Dinas Tenaga Kerja selama ini. Apakah ini sebuah pembiaran? Patut diduga ini telah terjadi maladministrasi,” kata Sofyan Farid Lembah melalui siaran pers yang disebar di salah satu whtasapp grup media, Rabu (28/12/2022).

Baca juga : Kredit Produktif di Sulteng Tumbuh Signifikan, Lampaui Kredit Konsumtif

Apapun alasannya lanjut mantan Ketua Ombudsman Perwakilan Provinsi Sulawesi Tengah, tenaga ahli kesehatan dan Keselamatan kerja yang dimiliki dinas mesti memberikan penjelasannya yang jujur. Perusahaan harus tunduk pada peraturan yang ada, bukan hanya untuk melindungi karyawan yang ada melainkan juga untuk keberlangsungan investasi yang sehat.

Pemerintah daerah menurutnya, tidak boleh kalah terhadap perusahaan yang lalai yang atas nama investasi seolah-olah kebal hukum.

Menurutnya, harus ada audit soal ini, minimal ada investigasi bersama dengan pihak penegak hukum. Tidak cukup dengan mediasi. Harus ada efek jera atas pengabaian soal Kesehatan dan Keselamatan Kerja di GNI.

“Saya yakin masih banyak persoalan lain yang terkuak. Audit dan investigasi adalah pintu masuk demi kepentingan seluruh karyawan. Pemerintah tak boleh selalu melindungi perusahaan atas nama investasi,” katanya. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital