Jumat, 18 September 2026
Daerah  

Namanya Disebut dalam Skandal Korupsi Korupsi e-KTP, Mantan Dosen Untad Ini Cuma Tertawa

PALU, PE – Mantan Anggota DPR asal Sulawesi Tengah Murad U Natsir menanggapi santai soal anamanya disenut-sebut dalam skandal korupsi E-KTP yang saat ini tengah ditangani Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dihubungi melalui ponselnya, Murad yang kini menjadi tenaga pengajar di salah satu perguruan tinggi di Luwuk bersedia menjelaskan panjang lebar posisinya dalam pusaran kasus mega korupsi yang melibatkan sejumlah nama besar itu.

Menurut dia, sebagai komisi yang bermitra dengan pemerintahan, dirinya memang ikut terlibat dalam pembahasan e-KTP oleh Kemendagri saat itu. Namun keterlibatannya hanya sebatas dalam pembahasan. Namun ia tidak berurusan dengan uang apa lagi jika sampai menerima uang senilai Rp169.000.000 atau USS 13 ribu (kurs 13 ribu) tersebut.

“Jangankan pernah menerima berniat untuk melakukan pun ia tidak pernah,” bantah Murad.
Menurut dia, dari 51 anggota termasuk pimpinan komisi II saat itu, dirinya termasuk salah satu yang tidak mendengar ada dana triliunan yang berseliweran di DPR.

Dalam pembahasan kata dia, memang mengemuka sejumlah angka sebagai biaya pengadaan proyek e-KTP tersebut. Namun angka-angka itu adalah kewenangan eksekutif dalam hal ini Kementerian Dalam Negeri sebagai kuasa pengguna anggaran.
Di Komisi II memang ada kelompok yang membahas anggaran di samping Badan Anggaran itu sendiri. Namun dirinya tidak terlibat dalam komposisi keanggotaan pada dua badan itu.

“Dengan demikian wajar saja jika saya tidak tahu menahu soal dana apalagi ikut menerimanya,” klaim Murad.

Munculnya namamya di penerbitan Majalah Tempo, bagi mantan Dosen Universitas Tadulako ini bukan sesuatu yang harus dirisaukan.

“Saya santai saja. Saya merasa tidak ada sangkut pautnya dengan korupsi e-KTP jadi kenapa harus galau,” katanya tertawa.

Sebelumnya diberitakan, bersama Murad U Nasir, ada sejumlah nama tenar lainnya, antara lain kandidat petahana Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaya Purnama di urutan 8 lalu ada politisi Golkar Nurul Arifin di urutan 24, mantan Ketua KPP Partai Rakyat Demokratik yang kini menjadi politisi  PDIP Budiman Sudjatmiko urutan 10 lalu ada lagi Gray Koes Moertiyah keturunan keluarga Keraton Solo di urutan 5. Nama tenar lainnya ada politisi PKB Khatibul Imam Wiranu di urutan 6 serta politisi PKS Almuzsamil Yusuf di urutan 14.

Majalah Tempo edisi 13-19 Maret 2017 menempatkan Murad U Nasir, sebagai salah satu penerima dana super jumbo itu. Politisi Golkar ini berada di urutan 27 di antara 37 nama anggota Komisi II DPR RI yang menerima dana dengan total senilai U$ 556 ribu atau Rp5, 39 miliar.

(kia/Palu Ekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam