Mirip Kakbah, Benarkah Mukaab Tanda Kiamat? Bentuknya yang kotak, banyak yang mengatakan jika The Mukaab mirip Ka’bah. Adalah Putra Mahkota sekaligus Perdana Menteri (PM) Arab Saudi, Mohammed Bin Salman (MBS). Dia membuat proyek terbaru Arab Saudi yaitu The Mukaab.
Proyek ini disebut sebagai tanda kiamat karena bentuknya kotak mirip Kakbah benarkah Mukaab tanda kiamat.? Bangunan tersebut terletak di pusat kota Riyadh.
Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman meluncurkan proyek yang dinamakan ‘The Mukaab’ ini Kamis (16/2/2023).
Bentuk seperti kubus raksasa dengan ukuran 400 x400 x400 meter yang akan dibangun oleh The New Murabba Development Company yang bertujuan mengembangkan kota modern Riyadh.
Bentuknya yang kotak, banyak yang mengatakan jika The Mukaab mirip Ka’bah. Lalu benarkah Mukaab tanda kiamat? Protes pun berdatangan dari umat. Sebab Putera mahkota MBS dituding sedang membangun ‘Ka’bah Baru’.
“Tampaknya (putra mahkota) sedang membangun Ka’bahnya. Apakah dia akan menegakkannya sebagai kiblat baru bagi jamaah?”. Akademisi Asad Abu Khalil menyampaikan pikirannya di Twitter.
Pendapat bahwa mirip Kakbah, benarkah Mukaab tanda kiamat muncul juga dari cuitan Jibran.
The Prophet Muhammed (peace be on him) said that one of the signs of the Hour is that you would see ‘the shepherds compete in constructing tall buildings’ https://t.co/oovciljt39— Jibran 🇬🇧 (@2015Jmr) February 19, 2023
Sementara akademisi Muhammad Al-Hachimi Al-Hamidi, menyindir pangeran MBS ingin membuat gedung serupa Ka’bah di Mekkah yang menjadi ‘kiblat dunia hiburan’.
Dia juga menambahkan bahwa desain The Mukaab yang terinspirasi dari gaya arsitektur di wilayah Najd. Dengan tegas dia menuliskan pertanda kemunculan ‘tanduk Setan’.
“Banyak tindakan Bin Salman mengingatkan saya pada apa yang dikatakan oleh Utusan Allah, semoga doa dan damai Allah besertanya, tentang Najd: “Ada gempa bumi dan perselisihan, dan melalui mereka muncul tanduk Setan.”
For your information: Berbicara tentang Najd, Nabi kita yang mulia tahu betul perbedaan antara Najd dan Irak,” cuitnya.
Muncul pula sindiran lain yang menyamakan The Mukaab dengan Star Wars.
“Saya ingin tahu berapa banyak yang telah dibayarkan Saudi @McKinsey untuk menghasilkan semua kartun media sosial ini untuk pemirsa Barat kota-kota Star Wars yang tidak akan pernah benar-benar ada,” kata salah satunya, akun @AliR_Ahmadi, seorang pengamat di Gulf State Analyt.
Apa itu The Mukaab
The Mukaab artinya kubus dalam bahasa Arab. The Mukaab nanti akan terdiri dari lantai seluas 2 juta meter persegi. Yang di dalamnya terdapat hotel, unit perumahan, ruang komersial, dan fasilitas rekreasi.
Akan ada 25 juta meter persegi luas lantai totalnya. Di mana di dalamnya termasuk lebih dari 104.000 unit hunian, 9.000 kamar hotel, 980.000 meter persegi ruang ritel, 1,4 juta meter persegi ruang kantor, 620.000 meter persegi aset rekreasi, dan 1,8 juta meter persegi ruang yang didedikasikan untuk fasilitas komunitas.
“Murabba Baru akan menawarkan pengalaman hidup, bekerja, dan hiburan yang unik dalam radius 15 menit berjalan kaki dan akan memiliki sistem transportasi internal sendiri,” menurut Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi
Diberitakan hanya butuh waktu sekira 20 menit berkendara dari Bandara Internasional King Khalid, Riyadh.
The Mukaab yang bakal jadi ikonik kota modern juga menjadi gedung tertinggi di Riyadh. Proyek itu dijalankan dengan menggunakan Dana Investasi Publik (PIF), dana kekayaan negara senilai USD 620 miliar.
Proyek di dipimpin langsung oleh pangeran MBS dan dijadwalkan selesai pada 2030.
Mukaab akan menjadi tujuan imersif dan pengalaman pertama di dunia, lengkap dengan teknologi digital dan virtual dengan holografi terbaru. Ditargetkan pembangunan ini selesai pada tahun 2030.
Terletak di barat laut Riyadh di area seluas 19 kilometer persegi di persimpangan jalan Raja Salman dan Raja Khalid. (aaa/PaluEkspres)






