Jakarta, PaluEkspres.com — Presiden RI Prabowo Subianto mendorong pengembangan konektivitas maritim antara Pelabuhan Sabang di Aceh dan Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, sebagai koridor strategis baru yang dapat memperkuat kerja sama ekonomi dan hubungan antarmasyarakat kedua negara.
Dalam pertemuannya dengan Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Selasa (7/7), Prabowo menyampaikan dukungan Indonesia terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, serta pengembangan Pelabuhan Sabang sebagai simpul utama kerja sama maritim Indonesia–India.
“Saya menyampaikan dukungan terhadap pembangunan pelabuhan di Kepulauan Andaman dan Nikobar, India, serta pengembangan dan pembangunan Pelabuhan Sabang di Aceh sebagai penghubung strategis antara Pulau Sabang dan Kepulauan Andaman dan Nikobar di India,” ujar Prabowo dalam pernyataan bersama Perdana Menteri India Narendra Modi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (7/7).
Prabowo mengatakan bahwa pengembangan konektivitas tersebut menjadi salah satu poin kerja sama antarmasyarakat (people-to-people) yang dibahas bersama Modi.
Kerja sama antarmasyarakat lainnya yang turut dibahas mencakup kerja sama di bidang pendidikan, restorasi dan renovasi Candi Prambanan, serta peningkatan kapasitas tenaga kesehatan antara kedua negara.
Prabowo optimistis kunjungan kenegaraan tersebut akan menjadi momentum untuk memperkuat kemitraan strategis Indonesia dan India di berbagai sektor. Ia pun mengajak kedua negara untuk terus memperkuat kolaborasi demi menciptakan kesejahteraan bersama.
“Marilah kita terus melangkah bersama membangun kemitraan yang semakin kokoh demi masa depan yang lebih sejahtera bagi rakyat Indonesia dan India,” ucapnya.
Senada, Modi mengatakan kedua negara telah sepakat meningkatkan kerja sama sebagai sesama negara maritim yang memiliki kedekatan geografis. Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa penguatan kerja sama Indonesia dan India akan mendukung visi pembangunan kedua negara.
“Sebagai negara maritim yang berdekatan, kami juga menyepakati untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi biru, pembangunan pelabuhan, dan perdagangan maritim,” kata Modi.






