Sabtu, 8 Agustus 2026

Bolehkah Berpuasa Sunah Setelah Nisfu Sya’ban? Ini Penjelasannya

Bolehkah Berpuasa Sunah Setelah Nisfu Sya'ban? Ini Penjelasannya
Bolehkah Berpuasa Sunah Setelah Nisfu Sya'ban? Ini Penjelasannya. Membaca Alquran di bulan Sya'ban salah satu yang dianjurkan kepada umat Islam/ foto: -ashka forouzani/ unsplash

Bolehkah Berpuasa Puasa Sunah Setelah Nisfu Sya’ban? Ini Penjelasannya. Kini berdasarkan penanggalan Islam, maka minggu ini telah berada di pertengahan bulan Syaban 1444 Hijriyah atau dikenal dengan Nisfu Sya’ban.

Artinya tak sampai dua minggu lagi Umat Islam akan masuk pada bulan suci Ramadhan 2023 dimana muslim di seluruh dunia melaksanakan ibadah puasa.

Nah, di bulan Sya’ban, umat muslim dianjurkan memperbanyak amalan-amalan kebaikan, di antaranya puasa yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

Namun ternyata ada hadist yang menyebutkan larangan berpuasa setelah Nisfu Sya’ban. Pertanyannya adalah Bolehkah Berpuasa Sunah Setelah Nisfu Sya’ban?

Terhadap hadist tersebut, Ustadz Abdul Somad, penceramah kondang ini mengatakan tidak harus menerima bulat-bulat hadist itu.

Ustadz Abdul Somad yang akrab disapa UAS ini menjelaskan bolehkah berpuasa sunah setelah Nisfu Sya’ban, hal ini sebenarnya ada ketentuan yang berlaku.

“Jangan dibaca hadits itu bulat-bulat, yang tidak dibolehkan puasa adalah orang yang memulai puasa sunnah setelah Nisfu Sya’ban,” jelas Ustadz Abdul Somad dilansir Banjarmasinpost dari kanal youtube FANS USTADZ.

Hadits tersebut diriwayatkan Abu Dawud, Tirmidzi dan Ibnu Majah bahwa Rasulullah Muhammad SAW mengatakan “Jika Syaban sudah pertengahan maka janganlah berpuasa.”

Menurut UAS orang yang tidak pernah berpuasa sebelum bulan Sya’ban misalnya di bulan Rajab dan lainnya, atau bahkan tidak berpuasa di awal Sya’ban lalu tiba-tiba setelah Nisfu Sya’ban dimulainya puasa sunnah, hal itulah yang dimaksud pada hadist itu.

“Tapi bagi orang yang melanjutkan puasa, misalnya terbiasa puasa Senin Kamis, puasa Daud, dan kebetulan jatuh pada tanggal 17 Sya’ban dan seterusnya maka boleh dan sah hukumnya,” papar Ustadz Abdul Somad.

Kemudian, kaum muslimin yang memiliki utang puasa lalu mengqadha setelah Nisfu Sya’ban hukumnya mubah.

Hikmah dianjurkannya puasa di bulan Sya’ban, Ustadz Abdul Somad menuturkan agar umat muslim telah merasakan manisnya puasa, dapat pula sebagai pemanasan dan persiapan puasa sebulan penuh di bulan Ramadhan.

“Berbeda dengan orang yang belum pemanasan akan gelisah saat awal-awal Ramadhan, orang yang sudah biasa puasa di bulan Sya’ban akan tenang dan menikmati puasa di bulan Ramadhan,” kata Ustadz Abdul Somad.

Selain berpuasa sunah, muslim juga dapat memperbanyak shalat Sunnah, dan membaca Alquran di antaranya mengamalkan Surah Yasin.

Dalil membaca Surah Yasin adalah sebagai berikut:

“Rasulullah SAW pernah bersabda “barang siapa yang membaca surat Yasin di malam hari, pada keesokan harinya diampuni. Dan barangsiapa yang membaca Ha Mim yang di dalamnya disebutkan Dukhan (surat Ad Dukhan), pada pagi harinya diampuni.)

Ibadah selanjutnya, umat muslim dapat memperbanyak dzikir dan istighfar.

Sebagaimana sabda Nabi Shallallahu ‘Alaihi Wasallam,

Artinya: Siapa yang beristighfar (memintakan ampunan) untuk orang-orang beriman laki-laki dan perempuan maka Allah mencatat kebaikan untuknya sebanyak kaum mukminin dan mukminat.(HR. al-Thabrani dan dihasankan Syaikh Al-Albani dalam Shahih al-Jami. Al-Haitsami berkata tentangnya dalam Majma al-Zawaid: sanadnya baik).

Sehingga terjawab sudah pertanyaan bolehkah Berpuasa Sunah Setelah Nisfu Sya’ban? Semoga bermanfaat. (aaa/PaluEkspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital