Jumat, 18 September 2026

Mengapa Calistung Dihapus Sebagai Syarat Masuk SD oleh Mendikbudristek
Nadiem?

Mengapa Calistung Dihapus Sebagai Syarat Masuk SD oleh Mendikbudristek Nadiem?
Mengapa Calistung Dihapus Sebagai Syarat Masuk SD oleh Mendikbudristek Nadiem? Anak-anak juga harus melatih otot motorik, emosi selain mengajarkan tentang kognitifnya semata/ foto ilustrasi: sigmund-unsplash

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Budaya dan Ristek telah menghapus syarat untuk masuk SD dengan mengikuti tes Calistung atau baca, tulis, hitung bagi anak-anak. Mengapa Calistung dihapus sebagai syarat masuk SD oleh Mendikbudristek Nadiem?

Penghapusan tes calistung sebagai syarat masuk SD ini akan berlaku mulai tahun ajaran baru 2023/2024 nanti.

Lalu, mengapa Calistung dihapus sebagai syarat masuk SD oleh Mendikbudristek Nadiem? Sebab menurutnya ada banyak hal yang harus dikembangkan di masa emas usia anak-anak tidak hanya dengan membaca tulis dan hitung.

Tetapi juga mengasah kemampuan peserta didik yang mencakup emosi, kemandirian, hingga kemampuan berinteraksi itu juga penting di usia emas anak-anak PAUD.

Padahal selama ini kemampuan yang dibangun pada anak di PAUD masih sangat berfokus pada calistung.

Karena itu, dikutip dari INews, dalam program Merdeka Belajar Episode ke-24 merilis kebijakan penghapusan Calistung. Baginya, masa transisi PAUD ke SD/ MI/ sederajat harus menyenangkan.

Alasan Mendikbudristek Nadiem Hapus Tes Calistung

Nadiem mengatakan, ada miskonsepsi tentang tes calistung terjadi di masyarakat yang membuat anak yang hendak masuk SD harus bisa calistung.

Miskonsepsi itu dikhawatirkan menyebabkan anak-anak tidak mendapatkan akses pendidikan yang merata karena tidak lolos tes calistung.

“Poinnya adalah ada miskonsepsi bahwa hanya calistung itu yang terpenting dan cara ngajarin calistungnya Itu juga salah,” kata Nadiem seperti dikutip dari Kompas.com.

“Kenapa salah, karena ini menjadi suatu metode yang mengasosiasikan anak-anak PAUD kita, mengasosiasikan sekolah menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan,” ujar Nadiem.

Nadiem menegaskan bahwa pendidikan bagi anak PAUD seharusnya tidak hanya mengedepankan calistung.

Ada empat fokus pembelajaran pada Anak-anak PAUD menuju jenjang sekolah dasar menurut mendikbudristek Nadiem.

Dilansir dari Kompas.com berikut ini empat fokus pembelajaran PAUD tersebut:

  1. Pembelajaran PAUD dan SD berkesinambungan

Menurut Nadiem, transisi PAUD ke SD perlu berjalan dengan mulus. Artinya, proses pembelajaran kedua lembaga pendidikan ini harus berkesinambungan.

  1. Pemenuhan kemampuan fondasi holistik

Sementara itu, setiap anak juga harus mendapatkan kemampuan fondasi yang holistik, tidak hanya mengenai kemampuan kognitif saja. Namun ada juga kemampuan holistik meliputi emosi, kemandirian, kemampuan berinteraksi, dan sebagainya.

  1. Kemampuan literasi dan numerasi

Kemampuan literasi dan numerasi juga tidak kalah penting untuk mengatasi miskonsepsi mengenai calistung.

  1. Siap sekolah

Menurut Nadiem, siap sekolah merupakan proses, bukan hasil. Proses itu perlu dihargai oleh satuan pendidikan dan orang tua yang bijak. Setiap anak memiliki kemampuan, karakter, dan kesiapan masing-masing saat memasuki jenjang SD, sehingga tidak dapat disamaratakan dengan standar atau label-label tertentu. (aaa/PaluEkspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam