Sabtu, 12 September 2026

Orientasi Komoditi Perikanan Ekspor, DKP Sulteng – SFPF Tandatangani RKT

Orientasi Komoditi Perikanan Ekspor, DKP Sulteng - SFPF Tandatangani RKT
Kepala DKP Provinsi Sulteng menandatangi dokumen RKT dengan Sustainable Fisheries Partnership Fondation (SFPF) periode 2023-2026 pada Selasa (4/4/2023) di kantor DKP Sulteng. Foto: Istimewa

Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah menandatangi Rencana Kerja Tahunan (RKT) dengan Sustainable Fisheries Partnership Fondation (SFPF) periode 2023-2026.

Kepala DKP Provinsi Sulteng Arif Latjuba, SE, M.Si menyambut baik inisiatif SFPF untuk memulai programnya di Sulawesi 3 Tengah yang ditandai dengan penandatangan RKT. Karena SFPF ini kata Arif Latjuba, merupakan lembaga NGO yang lebih awal sudah melaksanakan MOU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan RI.

“Kami menyambut baik kerjasama ini dan berharap pendampingan penangkapan ikan yang bersifat sustainable ini bisa mendukung kesejahteraan nelayan Sulteng khususnya di Banggai Kepulauan, Banggai Laut, Kota Palu dan Donggala. Apalagi komoditi perikanan yakni oktopus (gurita) dan Lamadang (Mahi-mahi) ini bisa ditindaklanjuti yang berorientasi ekspor,” kata Arif Lajuba, Selasa (4/4/2023).

Baca juga : Kepala DKP Sulteng: Pasar UMKM Maroso Upaya Kendalikan Inflasi

Ia menjelaskan, kerjasama ini nantinya dapat mendukung harapan bersama untuk kesejahteraan nelayan dengan mebgakomodasi  hasil tangkapan nelayan.

“Kami sangat menyambut baik kolaborasi dengan SFPF yang mana kerja sama ini dapat mendukung harapan kita bersama bahwa hasil tangkapan nelayan agar bisa lebih terakomodasi lebih baik sehingga dapat mendatangkan kesejahteraan bagi nelayan,” ujarnya.

Sebagai pemerintah lanjutnya, pihaknya juga berkomitmen akan tetap berada di garis depan dalam pendampingan kepada para nelayan untuk dapat beraktivitas, dengan tetap mematuhi peraturan yang berlaku.

“Di sisi lain disadari bahwa dukungan promosi produk perikanan kita ke pasar luar negeri juga adalah sesuatu yang penting,” katanya.

Sementara itu, Country Representative SFP di Indonesia, Purbasari Surjadi, menekankan pentingnya kerja sama dan koordinasi yang lebih efektif antara berbagai pihak sehingga dapat memberikan manfaat ekologi terutama untuk perikanan gurita dan mahi-mahi (lemadang), serta manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat nelayan Sulawesi Tengah.

Sebagaimana diketahui Sustainable Fisheries Partnership Foundation atau yang dikenal sebagai SFPF adalah organisasi non pemerintah dan non profit (LSM) internasional yang berpusat di Hawaii, Amerika Serikat. SFPF bekerja untuk tercapainya ekosistem laut yang sehat, pasokan sumber makanan dari laut yang mencukupi, serta peningkatan ekonomi dari sektor perikanan.

SFPF bekerja dengan pemerintah, industri, nelayan/petambak dan pemangku kepentingan lainnya di sektor perikanan untuk membantu menciptakan perikanan tangkap dan budidaya yang berkelanjutan dan dapat membawa manfaat yang maksimal bagi masyarakat dan lingkungan yang lebih luas.

SFP secara resmi bekerja di Indonesia sejak 2019 dengan menandatangani Memorandum Saling Pengertian (MSP) dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Untuk terus mendukung pemerintah untuk meningkatkan dan memperkuat pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Indonesia, SFPF kembali menandatangani MSP dengan KKP pada tanggal 16 Februari 2023.

MSP ini berlaku selama tiga tahun dengan ruang lingkup peningkatan 2 kapasitas nelayan kecil (small-scale fisheries) dalam rangka mendukung pengelolaan perikanan tangkap yang berkelanjutan; serta peningkatan akses pasar produk perikanan Indonesia yang berkelanjutan di dalam dan luar negeri.

Program dan kegiatan dalam MSP ini akan diimplementasikan di empat provinsi, yaitu Jawa Tengah, Bali, Sulawesi Selatan dan Sulawesi Tengah.

Di Sulawesi Tengah yang merupakan lokasi kerja baru, SFP telah menandatangani Rencana Kerja Tahunan (RKT) dengan Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Sulawesi Tengah. Sasaran dari RKT ini adalah peningkatan kualitas program dan kerja sama yang efektif antar berbagai pihak dalam rangka pengelolaan perikanan gurita dan mahi-mahi (lemadang) yang berkelanjutan di Provinsi Sulawesi Tengah.

Untuk tujuan RKT adalah terlaksananya pengelolaan perikanan yang berkelanjutan di Indonesia yang memberikan manfaat sosial ekonomi bagi masyarakat. Dalam mengimplementasikan kegiatan RKT, SFP memberikan pendampingan dan dukungan kepada mitra lokal dalam inisiasi pembentukan serta pelaksanaan Program Perbaikan Perikanan (Fishery Improvement Project/FIP) Gurita melalui pengelolaan kolaboratif (comanagement) untuk mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan;

b.  memberikan dukungan dalam pengumpulan informasi awal perikanan mahi-mahi (lemadang) untuk melihat kemungkinan pengembangan program perbaikan perikanan mahi-mahi;

c. memberikan dukungan promosi produk perikanan gurita skala kecil yang berkelanjutan untuk pasar Amerika Utara dan Eropa. (bid/paluekspres)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam