Sabtu, 8 Agustus 2026

Garda Alkhairaat Resmi Dideklarasikan

Garda Alkhairaat secara resmi dideklarasikan di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, Kotarindau, Kecamatan Dolo Kabupate Sigi, Jumat (22/9/2023). Foto: Istimewa

Palu. PaluEkspres.com – Garda Alkhairaat secara resmi dideklarasikan di Pondok Pesantren Madinatul Ilmi, Kotarindau, Kecamatan Dolo Kabupate Sigi, Jumat (22/9/2023).

Deklarasi ini dilakukan oleh KH. Husen Habibu, yang dihadiri oleh sejumlah perwakilan pemuda dari berbagai desa di Kabupaten Sigi.

Deklarasi itu juga dihadiri beberapa tokoh pemuda Alkhairaat seperti Mohammad Nizam Rana, Ashar Hasyim, Ashar Yahya, Asgar Basir Khan, Ahmad bin Yahya, Taufik Kambayang dan Hermanto.

Menurut Husen Habibu, pembentukan Garda Alkhairaat merupakan tuntutan jaman dengan semangat untuk menjaga peninggalan pendiri Alkhairaat HS Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua.

“Garda Alkhairaat akan bertugas menjaga seluruh peninggalan pendiri Alkhairaat Habib Idrus bin Salim Aljufri atau Guru Tua dan menjadi garda terdepan untuk menjaga Alkhairaat serta asset-asetnya,” tegas Husen Habibu.

Menurut dia, Garda Alkhairaat yang disingkat GAL, akan secara resmi dikukuhkan pada Muktamar Besar XI Alkhairaat oleh Ketua Utama HS Alwi bin Saggaf Aljufri.

“Sebelum dikukuhkan dan diresmikan, GAL akan diusulkan menjadi salah satu badan otonom di Alkhairaat dan akan dibentuk di seluruh wilayah Sulawesi Tengah,” lanjutnya.

Tokoh muda Alkhairaat Ashar Yahya menyebut, GAL sudah direncanakan untuk dibentuk dua tahun yang lalu. Pembentukan badan otonom baru ini menjadi keinginan sejumlah pemuda Alkhairaat agar bisa menjadi garda pelindung organisasi.

“GAL ini bukan dibentuk karena adanya keinginan sesaat, tetapi sudah ada rencana sejak dua tahun yang lalu dimana kami melihat Alkhairaat tidak memiliki kekuatan ormas yang menjadi ujung tombak menjaga organisasi,” kata Ashar Yahya.

Asgar Basir Khan pada kesempatan itu menambahkan, nantinya setelah secara resmi terbentuk akan bekerja sama dengan aparat TNI dan Polri.

Para kader-kader GAL akan ditempa dengan cara semi militer, baik ideologi maupun fisiknya.
“Karena nantinya salah satu tugas dari GAL adalah bermitra dengan TNI dan Polri, maka kedepan akan ada Brigade 99 Garda Alkhairaat yang akan bertugas dalam hal pengamanan ulama, organisasi dan asset Alkhairaat,” kata Asgar.

Bukan hanya itu, perekrutan GAL utamanya Brigade 99 Garda Alkhairaat akan bekerja sama dengan TNI dan Polri agar bisa menjadi kuat menjaga Marwah organisasi, negara dan bangsa.

Sebanyak 500 anggota sudah direkrut dari berbagai kecamatan di Kabupaten Sigi, Kota Palu dan Donggala termasuk sejumlah jamaah majelis Dzikir Nuurul Khairaat Palu pimpinan Habib Shaleh Alaydrus atau Habib Soleh Rotan. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital