Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Dikritik Ketua DPRD Soal Album Barunya, Pasha Ungu: Jangan Sok Tahulah…

PALU, PE – Wakil Walikota Palu, Sigit Purnomo Said alias Pasha menanggapi dingin pernyataan Ketua DPRD Palu Iqbal Andi Maga yang menyebut dirinya tidak profesional. Pernyataan itu dilontarkan Iqbal beberapa waktu lalu kepada wartawan.

Iqbal menyebut, salah satu bentuk tidak profesionalnya Pasha menjalankan tugas lantaran kembali aktif dalam Band Ungu. Bahkan telah mengeluarkan album baru.

“Keraguan ketua DPRD kepada saya sebagai wakil walikota yang merilis single terbaru dengan judul setengah gila kemudian saya dikatakan tidak profesional. Apa dasarnya mengatakan begitu,”tanya Pasha yang ditemui, Senin 20 Maret 2017 di ruang kerjanya.

Pasha justru mengaku bingung soal definisi profesional yang dimaksud sang ketua.

“Kalau memang saya menyalahi aturan, mana cheklist nya, apakah kerja kerja saya sebagai wakil walikota terabaikan, atau mungkin ada kebijakan yang tidak kami jalankan,”kata Pasha dengan wajah bingung.

Ketua DPRD menurutnya harus merinci maksud profesional yang ditujukan pada dirinya.

“Jangan sok taulah soal profesionalisme jabatan wakil wali kota,”katanya.  Sebagai sesama abdi masyarakat, sebaiknya kata Pasha tidak perlu ada saling sorot. Jalankan tugas masing-masing.

“Hal ini untuk kesekian kalinya kami jawab sebagai bentuk klarifikasi dari statemen tersebut agar jangan sampai menjadi polemik. Jangan sampai nanti di sangka wakil walikota tidak kerja dan hanya menyanyi saja,”tegasnya.

Pasha menyebut, kinerja Penmkot Palu setahun terkahir justru berjalan cepat. Program yang biasanya dikerjakan tiga tahun bisa terealisasi dalam setahun.

“Contohnya penertiban pasar Inpres. Itukan baru bisa kelar begitu kami menjabat,”ujarnya. Contoh lainnya soal pembebasan biaya sekolah disemua jenjang yang berjalan bahkan dalam dua bulan masa jabatan.

“Itu semuakan kita realisasikan sesuai visi misi kami yang dituangkan dalam program kerja. Lantas apa alasannya kami dibilang tidak profesional,”tuturnya.
Menurutnya, sebagai perwakilan rakyat ada baiknya Ketua DPRD tidak membuat resah publik dengan penyataan yang bercabang.

“Saya rasa beliau paham tentang hal itu. Yang saya khawatirkan hal ini akan menjadi buah bibir negatif seakan-akan saya tidak bekerja,”pungkasnya.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital