Minggu, 30 Agustus 2026

Ini Buktinya, Hanya 40 Persen Warga Mampu Beli Rumah

JAKARTA, PE – Pertumbuhan urbanisasi di Indonesia lebih tinggi dibandingkan Tiongkok dan India. Urbanisasi di Indonesia mencapai 4,1 persen. Sedangkan di Tiongkok serta India masing-masing mencapai 3,8 dan 3,1 persen.

Peningkatan tersebut menimbulkan sejumlah persoalan. Di antaranya, kesenjangan ekonomi, penyediaan rumah dan infrastruktur dasar, hingga stabilitas politik.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menuturkan, pertumbuhan urbanisasi itu menggambarkan perkotaan yang kian penuh sesak.

’’Kebutuhan perumahan menjadi sangat penting,’’ ujarnya dalam investor gathering bertajuk Peran Perusahaan Pembiayaan Sekunder Perumahan dalam Program Pemerintah di Hotel Borobudur, Jakarta, Senin (27/3).

Mantan direktur pelaksana Bank Dunia tersebut menyebutkan, dari sekitar 250 juta penduduk Indonesia, hanya 40 persen yang mampu membeli rumah tanpa bantuan pemerintah.

Sebanyak 40 persennya lainnya bisa membeli rumah dengan diberi subsidi pemerintah. Sedangkan sisanya adalah penduduk termiskin, bahkan tidak dapat membeli rumah sekalipun ada subsidi.

Sri menyatakan, Indonesia setidaknya membutuhkan perumahan 800 ribu hingga satu juta unit per tahun. Namun, dari jumlah tersebut, yang bisa terpenuhi hanya 60 persen.

Artinya, terjadi backlog atau kekurangan pasokan sekitar 400 ribu per tahun. APBN untuk memenuhi kebutuhan itu terbatas.

’’Bila tidak diselesaikan, masalah ini tidak akan selesai. Backlog tetap tinggi karena urbanisasi di Indonesia tidak terstruktur, tinggal di tempat kumuh, dan makin sulit diatur. Di debat pilkada pun, isu rumah dan lokasi rumah kumuh menjadi perhatian,’’ terangnya.

Sri mengungkapkan, pemerintah mengalokasikan anggaran perumahan di APBN melalui dua skema.

Pertama, menyalurkan anggaran langsung Rp 24,47 triliun kepada Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (Kemen PUPR) pada 2017 untuk membangun perumahan maupun permukiman.

’’Pada 2017, target rusun yang terbangun 13.253 unit dan 108 ribu unit stimulan bagi peningkatan kualitas rumah swadaya di berbagai lokasi di seluruh provinsi Indonesia,’’ ungkapnya.

Skema kedua, kata Sri, adalah peningkatan akses pembiayaan perumahan secara tidak langsung dalam bentuk penyertaan modal negara (PMN) ke PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) senilai Rp 1 triliun pada 2016–2017.

Sejak 2005 sampai 31 Desember 2016, perusahaan itu mengalirkan dana Rp 27,4 triliun dari pasar modal kepada penyalur kredit pemilikan rumah (KPR).

Seluruh dana yang dialirkan tersebut telah membiayai sekitar 570 ribu debitur KPR untuk 570 ribu rumah dari Aceh sampai Papua.

Sri mengingatkan SMF agar dana itu digunakan untuk membiayai pembangunan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

’’Tahun ini modal SMF menjadi Rp 6 triliun dengan adanya PMN 2016 (yang cair pada 2017, Red) sebesar Rp 1 triliun. Gunakan semaksimal dan seefisien mungkin,’’ tandasnya.

(ken/c14/sof/PE)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam