Minggu, 9 Agustus 2026
Palu  

Bawaslu Petakan Kerawanan Pilkada, Nasrun: Bukan Memberi Labeling pada Daerah Tertentu

Sosialisasi Pemetaan Kerawanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Rabu (4/9/2024), di Swiss BeltHotel Palu. Foto: Abidin

Palu, PaluEkspres.com – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mensosialisasikan Pemetaan Kerawanan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati serta Wali Kota dan Wakil Wali Kota, Rabu (4/9/2024).

Sosialisasi yang dihadiri perwakilan KPU Sulteng, juga dirangkaikan dengan Launching Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024.

Ketua Panitia Syarifuddin Ishak SE, mengatakan, pemetaan kerawanan oleh Bawaslu ini, sangat penting untuk amannya pelaksanaan pemilihan sesuai dengan harapan bersama.

“Sosialisasi ini akan dirangkaikan dengan launching pemetaan kerawanan pilkada,” kata Kepala Bagian Pengawasan Bawaslu Provinsi Sulteng ini.

Ia menjelaskan, ada dua poin utama tujuan pelaksanaan sosialisasi ini. Pertama, untuk melakukan mitigasi kerawanan pemilihan. Kedua, melakukan pemetaan kerawanan pemilihan.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Provinsi Sulteng, Nasrun, mengatakan, pemetaan kerawanan secara nasional sudah di-launching pada tanggal 26 Agustus 2024 lalu.

Pemetaan kerawanan kali ini digunakan Bawaslu dalam rangka melakukan deteksi dini dan proyeksi untuk kemudian mengambil langkah-langkah mitigasi yang diperlukan.

“Pemetaan yang dilakukan Bawaslu bukan memberikan labeling ke daerah daerah tertentu tapi ini adalah penyusunan data berdasarkan analisis yang kami sudah himpun bersama,” kata Ketua Bawaslu Sulteng saat menyampaikan sambutannya pada pembukaan Sosialisasi Pemetaan Kerawanan Pilkada 2024, Rabu (4/9/2024), di Swiss BeltHotel Palu.

Pada kesempatan tersebut Ketua Bawaslu Sulteng menambahkan, berdasarkan hasil Indeks Kerawanan Pemilu yang dirilis oleh Polda beberapa waktu lalu, memiliki perbedaan dengan hasil pemetaan kerawanan yang dirilis Bawaslu.

Alasannya kata Nasrun, indicator yangdigunakan antara dua institusi ini berbeda. “Kami punya indicator sendiri,” ujarnya.

IKP yang disusun oleh Polri sebagaimana yang dirilis oleh Polda Sulteng, menempatkan Kabupaten Buol sebagai rawan tinggi.

Tapi apapun itu, dengan menempatkan Sulawesi Tengah pada posisi ke lima besar secara nasional pada indeks kerawanan Pemilu, menjadi motivasi bagi seluruh stakeholder, bukan hanya bagi penyelenggara, untuk melakukan langkah langkah mitigasi, aga apa yang diproyeksi dalam pemetaan kerawanan tidak terjadi.

“Kita berharap hasil pemotretan peta kerawanan ini tidak benar dan tidak terjadi di pelaksanaan pemilihan kepala daerah 2024 di Sulteng,” harapnya.

Usi seremoni pembukaan sosialisasi dilanjutkan dengan sesi dialog yang dibawakan oleh dua narasumber yaitu dari Kesbangpol Provinsi Sulteng dan Badan Intelejen Nasional (BIN) Daerah Provinsi Sulteng. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization