Sabtu, 8 Agustus 2026

Prabowo Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektar untuk Konservasi Gajah di Aceh

Prabowo Sumbang Lahan Pribadi 20 Ribu Hektar untuk Konservasi Gajah di Aceh
Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi/ Foto: PCO

Jakarta,Paluekspres.com Presiden RI Prabowo Subianto akan menyumbangkan 20 ribu hektar lahan pribadinya kepada World Wildlife Fund (WWF) untuk konservasi gajah di Aceh.

Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, menyampaikan hal itu usai melakukan rapat kabinet di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (2/12).

“Ini bagian dari permintaan WWF atau World Wide Fund yang disampaikan oleh Raja Inggris. Mereka meminta kepada Pak Prabowo untuk ada wilayah konservasi bagi gajah,” kata dia.

Lebih lanjut Hasan menjelaskan saat itu permintaannya adalah 10 ribu hektar lahan di Aceh, namun Prabowo berinisiatif menyumbangkan 20 ribu hektar lahan pribadinya.

“Waktu itu diminta 10 ribu hektare di Aceh untuk wilayah konservasi gajah, Pak Prabowo bilang, tidak 10 ribu. Pak Prabowo kemudian menyumbangkan lahan beliau sebesar 20 ribu hektare untuk konservasi gajah, yang akan nanti dikelola oleh WWF,” jelas Hasan.

Sebagai informasi, sejak kampanye, Prabowo sudah memastikan memiliki keberpihakan penuh terhadap konservasi alam yang meliputi tumbuhan, hewan, dan ekosistemnya. Ini adalah prioritas dan penting untuk generasi mendatang.

Secara khusus, kepedulian Prabowo terhadap lingkungan terlihat dalam salah satu program prioritasnya memimpin Kabinet Merah Putih, di mana menjamin pelestarian lingkungan hidup menjadi satu dari 17 program prioritas yang diusung dalam kepemimpinannya. (*/pco)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data