Sabtu, 8 Agustus 2026
Berita  

19 Ribu Narapidana akan Dibebaskan Jelang Lebaran

Menteri Hukum , Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa Sebanyak 19 ribu narapidana diperkirakan akan menerima amnesti dari pemerintah. (Foto: istimewa)

Jakarta, PaluEkspres.com – Sebanyak 19 ribu narapidana diperkirakan akan menerima amnesti dari pemerintah, dengan pengumuman resmi yang dijadwalkan sebelum perayaan Idul Fitri. Menteri Hukum , Supratman Andi Agtas, mengungkapkan bahwa keputusan ini akan terlebih dahulu meminta pertimbangan dari DPR sebelum disahkan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Berbicara dalam rapat kerja bersama Komisi XIII DPR di kompleks parlemen, Jakarta, pada Senin (17/2/2025), Supratman menjelaskan bahwa awalnya ada 44.589 narapidana yang dipertimbangkan untuk menerima amnesti. Namun, setelah proses verifikasi dan penilaian lebih lanjut oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum, jumlahnya menyusut menjadi 19.337 orang.

“Data awal menunjukkan sekitar 44 ribu narapidana yang masuk dalam tahap awal pembahasan bersama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Setelah dilakukan verifikasi mendalam, jumlah tersebut turun menjadi 19 ribu,” ujar Supratman.

Menurutnya, pemerintah terus melakukan penyempurnaan dalam proses pemberian amnesti ini. Saat ini, Kementerian Hukum dan HAM masih menunggu surat resmi dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan yang berisi hasil akhir verifikasi.

Supratman juga menjelaskan bahwa amnesti diberikan berdasarkan empat kriteria utama: narapidana dengan disabilitas intelektual, lanjut usia, penderita penyakit berkepanjangan, serta pertimbangan khusus lainnya.

“Kami berharap proses assessment dapat segera diselesaikan oleh Direktorat Jenderal Administrasi Hukum Umum. Harapannya, sebelum pemberian remisi Idul Fitri nanti, amnesti ini juga sudah bisa diumumkan oleh Presiden,” tambahnya.

Jika amnesti ini berjalan sesuai rencana, langkah ini akan menjadi bagian dari kebijakan reformasi hukum yang lebih luas, yang bertujuan untuk memberikan keadilan bagi kelompok rentan di dalam sistem pemasyarakatan Indonesia. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital