Minggu, 9 Agustus 2026
Berita  

Prabowo Panggil Menteri ATR/BPN, Tata Kelola Pertanahan Jadi Sorotan

Presiden Prabowo Subianto kembali menyoroti tata kelola pertanahan di Indonesia. Senin, 17 Februari 2025, ia memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, ke Istana Merdeka, Jakarta. (Foto: BPMI)

JAKARTA, PALUEKSPRES.COMPresiden Prabowo Subianto kembali menyoroti tata kelola pertanahan di Indonesia. Senin, 17 Februari 2025, ia memanggil Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, ke Istana Merdeka, Jakarta. Pembahasan utama? Isu strategis seputar pertanahan, mulai dari pemberian hak guna usaha (HGU) perkebunan kelapa sawit hingga sengketa tanah yang kian marak di berbagai daerah.

“Laporan rutin dari seorang pembantu Presiden kepada Bapak Presiden,” kata Nusron seusai pertemuan. Ia menegaskan bahwa perkembangan terbaru dalam tata kelola pertanahan menjadi salah satu perhatian utama pemerintahan Prabowo.

Skandal Sertifikat di Atas Laut

Salah satu kasus yang mencuri perhatian adalah dugaan penyalahgunaan sertifikat tanah di Bekasi dan Tangerang, yang menyeret isu “pagar laut”—skandal pemindahan peta bidang tanah ke wilayah perairan. Nusron memastikan bahwa seluruh data terkait kasus ini telah dikantongi, dan investigasi terhadap aparat yang terlibat hampir rampung.

“Data sudah kami serahkan, baik di Tangerang maupun Bekasi. Untuk Bekasi, investigasi terhadap aparat sudah selesai. Mungkin dalam satu-dua hari ke depan kami akan umumkan beberapa orang yang akan diberhentikan,” ungkapnya.

Di Tangerang, 193 sertifikat yang sempat diterbitkan di atas laut telah dibatalkan secara sukarela oleh pemiliknya. Sementara itu, Nusron mengungkap modus operandi skandal ini: ada 89 sertifikat yang seharusnya hanya mencakup lahan 11,6 hektare, tetapi tiba-tiba “bermigrasi” ke laut dan melebar menjadi 79,6 hektare. Pemilik tanah pun menyusut drastis dari 84 orang menjadi hanya 11 orang—salah satunya, kata Nusron, adalah oknum kepala desa setempat.

Warisan Administrasi yang Karut-Marut

Prabowo dan Nusron juga membahas tumpang tindih kepemilikan sertifikat hak milik (SHM) yang kerap terjadi akibat kesalahan administrasi pertanahan di masa lalu. Nusron mengungkap bahwa banyak sertifikat yang diterbitkan pada periode 1960-1987 tidak memiliki peta bidang tanah yang jelas. Imbasnya, sengketa tanah tak terhindarkan.

“Di masa itu, banyak sekali sertifikat yang hanya punya gambar tanah tanpa alamat yang jelas,” ujarnya.

Dengan semakin banyaknya kasus pertanahan yang menyeruak, pemerintahan Prabowo tampaknya tak ingin berpangku tangan. Sorotan terhadap tata kelola tanah ini menandakan bahwa perbaikan sistem agraria menjadi salah satu agenda besar yang bakal terus dikebut di bawah kepemimpinan Prabowo. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital