Sabtu, 8 Agustus 2026

Aset Perbankan di Sulteng Tercatat Rp75,67 Triliun, Tumbuh 16,76 Persen

Kepala OJK Sulteng pada Journalis Update TW I Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (20/3/2025), di Sriti Convention Hall Kota Palu. Foto: Abidin

Palu, PaluEkspres.comKepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Bonny Hardi Putra menjelaskan, seluruh indikator perbankan di Sulawesi Tengah pada posisi 31 Januari 2025, mengalami pertumbuhan positif.  

“Secara year-on-year (yoy) posisi aset perbankan tercatat sebesar Rp75,67 triliun atau tumbuh 16,76 persen (yoy), dibanding periode yang sama pada 2024 sebesar Rp67,33 triliun,” kata Kepala OJK Sulteng pada Journalis Update TW I Otoritas Jasa Keuangan Provinsi Sulawesi Tengah, Kamis (20/3/2025), di Sriti Convention Hall Kota Palu.

Journalis Update kali ini, OJK Sulteng mengundang dua narasumber yakni, dari Pegadaian Cabang Palu diwakili I Gusti Agung Bagus, Deputy Bisnis Pegadaian Palu dan dari BSI diwakili Inhar Ramli, AMPM ( Area Mikro & Pawning Manager ) Area Palu.

Dari data OJK Sulteng, secara bulanan (m to m), total asset perbankan pada Januari 2025 dibanding Desember 2024 mengalami penurunan. OJK mencatat, total asset perbankan pada Desember 2024 sebesar Rp79,06 Triliun, sedangkan pada Januari 2025 sebesar  Rp78,24 Triliun atau menurun Rp0,82 Triliun atau menurun 1,04 persen.

Sebaliknya, sejak Juli 2024, total asset perbankan secara bulanan mengalami kenaikan hingga di penghujung tahun 2024. Sebagaimana catatan redaksi, total asset perbankan pada Juli 2024 sebesar Rp71,70 Triliun, Agustus 2024 sebesar  Rp71,94 Triliun, September 2024 sebesar Rp73,58 Triliun, dan Oktober 2024 tercatat Rp75,63 triliun, November 2024 mencapai Rp76,44 Triliun. Selanjutnya, total asset perbankan pada Desember 2024 sebesar  Rp79,06 Triliun.

Bonny Hardi menambahkan, Penghimpunan Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Januari 2025 sebesar Rp38,09 Triliun atauatau tumbuh 16,20 persen (yoy), dibanding periode yang sama pada 2024 sebesar  Rp32,78 Triliun.

Secara bulanan (m to m), penghimpunan dana pihak ketiga (DPK) pada Januari 2025 dibanding bulan sebelumnya, Desember 2024, mengalami peningkatan Rp1,28 Triliun, di mana pada bulan Desember 2024 tercatat Rp36,81 Triliun.

Peningkatan secara bulanan untuk DPK sudah terlihat sejak November 2024 yang tercatat sebesar Rp36,34 Triliun.

Kinerja intermediasi perbankan terjaga pada level yang tinggi dengan Loan to Deposit Ratio (LDR) 159,52 persen dan tingkat rasio kredit bermasalah terkendali dengan non-performing loan 1,54 persen. (bid/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital