Sabtu, 29 Agustus 2026
Berita  

Dr. Rustam Abdul Rauf Soroti Penurunan Lahan dan Produktivitas Kelapa di Sulawesi Tengah

Akademisi dan pakar sosial ekonomi pertanian, Prof. Dr. Ir. Rustam Abdul Rauf, MP, mengungkapkan kekhawatiran terhadap tren penurunan luas lahan dan rendahnya produktivitas tanaman kelapa dalam di Indonesia. (Foto: Arsip Pribadi)
Akademisi dan pakar sosial ekonomi pertanian, Prof. Dr. Ir. Rustam Abdul Rauf, MP, mengungkapkan kekhawatiran terhadap tren penurunan luas lahan dan rendahnya produktivitas tanaman kelapa dalam di Indonesia. (Foto: Arsip Pribadi)

Palu, Paluekspres.com – Akademisi Fakultas Pertanian, Universitas Tadulako dan pakar sosial ekonomi pertanian, Dr. Ir. Rustam Abdul Rauf, MP, mengungkapkan kekhawatiran terhadap tren penurunan luas lahan dan rendahnya produktivitas tanaman kelapa dalam di Indonesia, termasuk di Sulawesi Tengah. Data menyebutkan, dalam kurun waktu satu dekade terakhir, lahan kelapa nasional menyusut dari 3,76 juta hektare pada 2011 menjadi 3,37 juta hektare pada 2021 atau turun sekitar 10,37 persen.

Di Provinsi Sulawesi Tengah, tren lahan kelapa menunjukkan fluktuasi. Jika pada periode 2011 hingga 2018 terjadi peningkatan, maka sejak 2019 hingga 2021 justru mengalami penurunan. Penurunan tersebut disebabkan oleh dua faktor utama: semakin tuanya usia tanaman dan maraknya alih fungsi lahan kelapa menjadi budidaya lain seperti sawit, cengkeh, dan padi sawah.

“Sebagian besar masyarakat pedesaan di Sulawesi Tengah masih bergantung pada kelapa dalam sebagai mata pencaharian utama. Tetapi, keberlanjutan komoditas ini tengah menghadapi tantangan serius,” ujar Dr. Rustam dalam keterangannya.

Berdasarkan data Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Tengah tahun 2021, terdapat 214.143,41 hektare lahan kelapa yang tersebar di 11 dari 13 kabupaten/kota. Kabupaten Banggai menjadi daerah dengan areal terluas, yakni 57.138,23 hektare atau 33,91 persen dari total luas lahan kelapa di provinsi ini. Produksi kelapa dari Banggai mencapai 49.116,34 ton atau sekitar 25,16 persen dari total produksi daerah.

Namun demikian, produktivitas Kabupaten Banggai tergolong rendah. Dengan rata-rata hanya 0,86 ton per hektare, Banggai menempati salah satu posisi terendah dalam hal efisiensi lahan. Prof. Rustam menilai, hal ini disebabkan oleh dominasi tanaman kelapa yang sudah tua dan tidak produktif.

“Tanaman kelapa yang sudah berumur lebih dari 60 tahun perlu segera diremajakan. Ini penting agar hasil panen bisa meningkat dan kesejahteraan petani ikut terangkat,” tandas akademisi kelahiran Ampibabo, Parigi Moutong, 3 Juni 1974 ini.

Menurut alumni Doktoral, Institut Pertanian Bogor (IPB) ini, peremajaan atau replanting menjadi langkah penting, terutama ketika tanaman sudah menurun produktivitasnya, terserang hama, atau rusak akibat bencana alam. Pemerintah sendiri telah mendorong replanting untuk menjaga keberlanjutan komoditas kelapa dalam sebagai sumber ekonomi masyarakat.

Kekhawatiran Dr. Rustam juga dilatarbelakangi oleh perjalanan hidup keluarganya. Ayahandanya, H. Abdul Rauf, dikenal sebagai pekebun kelapa dalam dan pengusaha kopra ternama di Parigi Moutong pada masanya, sebelum kemudian beralih ke tanaman kakao.

Kini, Dr. Rustam bertekad melanjutkan warisan tersebut. Bagi dia, pengembangan perkebunan kelapa dalam bukan hanya soal pelestarian plasma nutfah, tetapi juga potensi ekonomi besar yang belum digarap secara optimal.

“Kelapa dalam bukan komoditas biasa. Ini bagian dari sejarah, identitas, sekaligus harapan masa depan masyarakat tani kita,” tutupnya. ***

Studi Kasus Mahjong Ways Menunjukkan Perubahan Cara Pemain Membaca Susunan Simbol Akibat Baris Tambahan
Sering Terjadi Kesalahpahaman Bahwa Transformasi Simbol Emas Mahjong Ways Menandakan Hasil Putaran Berikutnya
Perbandingan Tampilan Antara Mahjong Ways Dan Sekuelnya Dalam Menyajikan Informasi Fitur Di Layar Seluler Modern
Direkapitulasi Perjalanan Mahjong Ways Dari Tema Tradisional Menuju Industri Game Digital Modern
Tanpa Mencampurkan Dengan Peran Wild, Fungsi Scatter Mahjong Ways Dapat Dikenali Dalam Susunan Kemenangan
Penyelaman Mengungkap Perubahan Dan Makna Baru Dunia Baccarat Di Era Digital
Media Gaming Mengungkap Perjalanan Mahjong Ways 2 Dalam Menghadapi Perubahan Tren Industri Hiburan Digital
Baccarat Ditampilkan Dalam Catatan Perubahan Platform Media Gaming Masa Kini Yang Mengubah Cara Bermain
Pergeseran Media Modern Menjadikan Wacana Kasino Online Sebagai Sorotan Baru Masyarakat
Perubahan Gaya Platform Membawa Bakarat Digital Menjadi Sorotan Baru Dalam Percakapan Modern
Perkembangan Komunitas Mahjong Ways Digital Dorong Kebangkitan Popularitas di Indonesia
Tren Mahjong Ways Mobile Gaming Terbaru Hadirkan Kebangkitan Jadi Sorotan Utama
Kenapa Mahjong Ways Tetap Viral? Alasan Ini Bikin Kaget!
Fenomena Game Bertema Oriental Bangkit Kembali, Mahjong Ways Jadi Sorotan Utama
Strategi Mahjong Ways Tetap Digemari Di Tengah Persaingan Game Online Diungkap Media Digital
Transformasi Industri Mahjong Ways Digital Perjalanan Panjang Menuju Inovasi
Kebangkitan Platform Game Mahjong Ways dalam Era Perkembangan Digital
Meski Zaman Berubah, Mahjong Ways Tetap Favorit! Ini Rahasianya
Mahjong Ways Masih Jadi Perbincangan Hangat! Komunitas Gaming Ungkap Alasannya
Evolusi Mahjong Ways Dari Masa Ke Masa Yang Bikin Penasaran Diungkap Laporan Industri
Mahjong Ways Tetap Eksis! Ini Rahasia Bertahan di Tengah Persaingan Industri Game Ketat
Identitas Visual Mahjong Ways Bikin Penggemar Terpikat! Media Online Soroti Konsistensinya
Tren Digital Menggairahkan Lagi! Game Penghasil Uang Cepat Jadi Sorotan Publik
Kenapa Game Penghasil Uang Cepat Menarik Minat Pemain Indonesia? Ini Alasannya!
Benarkah Game Penghasil Uang Cepat Makin Diminati? Faktanya Mengejutkan!
Majestic Treasures Menarik Perhatian Komunitas Game Digital Lewat Pesona Khas dan Ragam Strategi Menarik
Mahjong Ways 2 Ramai Dibahas Lagi! Ini Dampak Besar pada Industri Game Digital Indonesia
Mahjongways Kasino Online Viral di Komunitas Game dan Mulai Disebut sebagai Sumber Penghasilan Baru
Mahjong Ways Kembali Jadi Sorotan! Penggemar Game Penghasil Uang di Indonesia Serbu
Game Penghasil Uang Mulai Dilirik Media Game Mobile di Tengah Pergeseran Tren Global