Sabtu, 8 Agustus 2026
Berita  

Hasan Nasbi Mundur dari Jabatan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan

Jakarta, PaluEkspres.com – Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO), Hasan Nasbi, resmi mengundurkan diri dari jabatannya, Selasa (29/4/2025). Pernyataan tersebut disampaikan oleh Deputi Bidang Diseminasi dan Media Informasi Kantor Komunikasi Kepresidenan, Noudhy Valdryno.

Dalam keterangan tertulisnya, Noudhy menyebutkan bahwa surat pengunduran diri Hasan Nasbi telah diserahkan kepada Menteri Sekretaris Negara dan Sekretaris Kabinet. Pihaknya menghormati keputusan tersebut dan mengapresiasi pengabdian serta kontribusi Hasan selama menjabat sebagai Kepala PCO sejak Agustus 2024.

“Kami menghormati keputusan Bapak Hasan Nasbi tersebut, serta mengapresiasi pengabdian dan seluruh kontribusi yang telah diberikan selama menjabat,” ujar Noudhy.

Meski ditinggal pimpinannya, Noudhy memastikan bahwa Kantor Komunikasi Kepresidenan tetap beroperasi seperti biasa. Pihaknya akan tetap fokus mengomunikasikan kebijakan strategis dan program prioritas Presiden. “Kami percaya seluruh proses akan berjalan sesuai dengan mekanisme dan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” tambahnya.

Hasan Nasbi, yang lahir di Bukittinggi, Sumatera Barat pada 11 Oktober 1979, memulai kariernya sebagai wartawan di Harian Kompas pada 2005-2006. Kemudian, ia menjadi peneliti di Pusat Kajian Politik Universitas Indonesia (2006-2008) sebelum mendirikan lembaga survei Cyrus Network. Nama Hasan semakin dikenal publik ketika ia menjadi konsultan politik untuk pasangan Joko Widodo dan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada Pilkada DKI Jakarta 2012. Pada Pilpres 2024, ia menjabat sebagai juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dan terlibat dalam Gugus Tugas Sinkronisasi di bidang komunikasi untuk pasangan tersebut. 

Sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan bertanggung jawab dalam memastikan kebijakan komunikasi dari Presiden dapat dijalankan dengan baik dan tepat sasaran. Ia juga menjalin kerja sama dengan pihak internal dan eksternal untuk memastikan bahwa semua informasi yang disampaikan selaras dengan kebijakan pemerintah .

Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui siapa yang akan ditunjuk menggantikan posisi Hasan Nasbi secara definitif. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital