Sabtu, 8 Agustus 2026
Berita  

Taruna Ikrar, Kepala BPOM RI, Paparkan Konsep ABG di Food and Drug Administration Amerika Serikat

Washington, DC, PaluEkspres.com – Dalam rangkaian kunjungan kerjanya ke Amerika Serikat, Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan Republik Indonesia (BPOM RI), Prof. Dr. Taruna Ikrar, M.Pharm., MD., Ph.D., melakukan pertemuan strategis dengan jajaran pimpinan U.S. Food and Drug Administration (FDA) di Washington, D.C.

Dalam kesempatan tersebut, Taruna Ikrar memaparkan konsep Triple Helix yang dikenal dengan singkatan ABG: Akademik, Bisnis, dan Government.

Konsep ABG ini merupakan pendekatan kolaboratif yang menekankan pentingnya sinergi antara tiga pilar utama pembangunan — kalangan akademisi, pelaku bisnis, dan pemerintah — dalam mendukung inovasi, penelitian, serta pengembangan industri obat dan makanan yang aman dan bermutu.

“Kolaborasi antara akademik, bisnis, dan pemerintah bukan hanya penting, tetapi mutlak dibutuhkan untuk menjawab tantangan global di bidang kesehatan masyarakat,” ujar Taruna Ikrar, Selasa (6/5/2025).

Menurut Taruna, dengan sinergi yang kuat, kita dapat mempercepat inovasi, memperkuat regulasi, dan menciptakan sistem pengawasan obat dan makanan yang berstandar internasional.

Dalam pertemuan tersebut, Taruna Ikrar didampingi oleh delegasi BPOM RI dan disambut oleh sejumlah pejabat senior FDA, termasuk perwakilan dari Office of Global Policy and Strategy serta Center for Drug Evaluation and Research (CDER).

Kedua belah pihak mendiskusikan peluang kerja sama di bidang harmonisasi regulasi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pertukaran pengetahuan dan teknologi.

“Indonesia memiliki potensi besar dalam pengembangan riset dan industri farmasi. Namun potensi ini hanya bisa dimaksimalkan jika ada sinergi kuat antar sektor,” tambah Taruna Ikrar.

Kunjungan kerja ini merupakan bagian dari upaya strategis BPOM RI dalam memperluas jejaring global serta memperkuat diplomasi kesehatan dan ketahanan obat dan makanan Indonesia di kancah internasional. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital