Sabtu, 8 Agustus 2026

Bareskrim Panggil Keluarga Presiden Jokowi Terkait Penyelidikan Dugaan Ijazah Palsu

Diketahui, adik ipar Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Wahyudi Ariyanto yang mewakili memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.
Diketahui, adik ipar Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Wahyudi Ariyanto yang mewakili memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Jakarta, PaluEkspres.com – Direktorat Tindak Pidana Umum Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri, Jumat (9/5/2025), memanggil perwakilan keluarga Presiden Republik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) dalam rangka penyelidikan laporan dugaan pemalsuan ijazah yang dilayangkan oleh Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA).

Pemanggilan tersebut dikonfirmasi oleh kuasa hukum Presiden Jokowi, Rivai Kusumanegara. Ia menyatakan bahwa keluarga beserta ajudan Presiden akan memenuhi panggilan penyidik dengan membawa dokumen yang diminta.

“Kami akan menyerahkan ijazah asli Bapak Jokowi sesuai dengan permintaan dari Bareskrim. Keluarga dan ajudan yang membawa langsung dari Solo ke Jakarta,” ujar Rivai dalam pesan singkat.

Diketahui, adik ipar Presiden RI ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Wahyudi Ariyanto yang mewakili memenuhi panggilan Direktorat Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri.

Sementara itu, Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri Brigjen Pol Djuhandhani Rahardjo Puro menyampaikan bahwa laporan yang diajukan TPUA atas nama Egi Sudjana pada 9 Desember 2024 telah diterima dan ditindaklanjuti dalam bentuk Laporan Informasi Nomor: LI/39/IV/RES.1.24./2025/Dittipidum tertanggal 9 April 2025.

Laporan tersebut menyangkut dugaan cacat hukum atas ijazah Sarjana (S1) Presiden Jokowi, berdasarkan temuan dari media sosial dan berbagai sumber publik yang dikategorikan sebagai notoire feiten atau fakta yang diketahui umum.

Dalam proses penyelidikan, penyidik telah memeriksa sebanyak 26 saksi, terdiri dari empat pelapor, tiga staf Universitas Gadjah Mada (UGM), delapan alumni Fakultas Kehutanan, serta perwakilan dari Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Selain itu, penyidik juga telah meminta keterangan dari pihak percetakan, sejumlah staf dan alumni SMAN 6 Surakarta, serta pejabat dari Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (Pauddikdasmen), Ditjen Dikti, KPU Pusat, dan KPU DKI Jakarta.

Dokumen yang telah diperiksa meliputi arsip dari Dinas Perpustakaan dan Arsip DIY, 34 lembar dokumen administrasi Fakultas Kehutanan UGM, lima bundel dokumen dari teman satu angkatan, serta bundel dokumen dari angkatan 1978–1982 dan 1982–1988.

Penyidik juga menelaah dokumen milik KPU, Pauddikdasmen, serta dokumen dari SMAN 6 Surakarta dan alumni satu angkatan Presiden Jokowi. Selain itu, telah dilakukan uji laboratoris terhadap dokumen akademik Presiden, mulai dari pendaftaran hingga kelulusan dari Fakultas Kehutanan UGM.

“Uji laboratoris dilakukan terhadap dokumen awal masuk sebagai mahasiswa hingga kelulusan ujian skripsi, dengan membandingkan dokumen milik rekan-rekan satu angkatan yang masuk tahun 1980 dan lulus 1985,” ujar Djuhandhani.

Hingga saat ini, proses hukumnya masih berada pada tahap penyelidikan. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital