Senin, 10 Agustus 2026

Wakil Gubernur Sulteng Hadiri Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II

Donggala, PaluEkspres.com — Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, dr. Reny A. Lamadjido, mewakili Gubernur Sulteng Dr. H. Anwar Hafid, menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II secara daring, Kamis (5/6/2025). Acara tersebut dipusatkan di Desa Labuan Panimba, Kecamatan Labuan, Kabupaten Donggala, dan diikuti secara virtual oleh Presiden RI **Prabowo Subianto** serta pimpinan kepolisian dan pemerintahan di berbagai daerah.

Di Sulawesi Tengah, panen jagung ini mencakup lahan seluas 54,3 hektar sebagai bagian dari program Perluasan Areal Tanam (PAT) yang menggunakan varietas jagung hibrida. Data Dinas Pertanian Donggala menyebutkan, hasil panen di wilayah tersebut menjadi bagian dari kegiatan nasional yang turut didukung oleh Kepolisian RI dalam rangka memperkuat ketahanan pangan nasional.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, sejumlah pejabat Forkopimda Sulawesi Tengah, antara lain Kapolda Sulteng Irjen Pol Agus Nugroho, Danrem 132/Tadulako Brigjen TNI Deni Gunawan, dan Kabinda Sulteng Brigjen TNI Bobby Prabowo, serta Bupati Donggala Vera Elena Laruni.

Komitmen Polri dan Pemerintah

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari peresmian dan peluncuran ekspor perdana jagung ke Malaysia yang digelar secara nasional dari Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat. Dalam laporannya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyampaikan bahwa keterlibatan Polri dalam ekosistem pertanian berdampak signifikan terhadap peningkatan produktivitas.

“Melalui penggunaan bibit unggul dan pupuk tepat guna, hasil panen jagung yang sebelumnya hanya 4 ton per hektar kini meningkat menjadi 9 hingga 14 ton per hektar,” ujar Kapolri.

Polri juga terlibat dalam distribusi alat-alat modern pertanian, seperti 500 unit alat uji kesuburan tanah, 100 unit alat pengering, serta alat pengukur kadar air jagung. Bantuan tersebut disalurkan kepada kelompok tani di lima provinsi: Kalimantan Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan, NTB, dan Bengkulu.

Rencananya, Polri akan membangun 18 gudang penyimpanan jagung di 12 provinsi dengan kapasitas total mencapai 18.000 ton.

Presiden: Jagung Kunci Kedaulatan Pangan

Presiden Prabowo Subianto, dalam sambutannya, menyampaikan apresiasi terhadap peran aktif Polri dan berbagai pihak dalam memperkuat sektor pertanian, khususnya jagung.

“Kita tidak bisa menjadi bangsa yang benar-benar merdeka kalau tidak bisa memenuhi kebutuhan pangan sendiri. Ini adalah perjuangan strategis,” ujar Presiden.

Presiden optimistis bahwa pada 2026, Indonesia tidak lagi perlu mengimpor jagung. Bahkan, lanjutnya, Indonesia memiliki peluang besar menjadi negara pengekspor dan lumbung pangan dunia.

Dalam kesempatan itu, Presiden juga mengumumkan ekspor perdana 1.200 ton jagung ke Malaysia dengan harga Rp5.900 per kilogram. Dua provinsi lain, yakni Gorontalo dan NTB, dijadwalkan menyusul dengan ekspor masing-masing sebesar 27.000 ton dan 20.000 ton.

“Perjuangan pangan adalah perjuangan untuk keselamatan bangsa. Jika ini tercapai, Indonesia akan berdiri kuat dan terhormat di mata dunia,” tegas Prabowo. ***

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization