Selasa, 11 Agustus 2026
News  

Cerita Anak Dwibahasa, Upaya Selamatkan Bahasa Daerah di Sulteng

Cerita Anak Dwibahasa, Upaya Selamatkan Bahasa Daerah di Sulteng

Palu, PaluEkspres.com – Di tengah arus modernisasi yang kian kuat, sejumlah bahasa daerah di Sulawesi Tengah mulai kehilangan penuturnya.

Banyak anak muda lebih terbiasa menggunakan bahasa Indonesia dalam percakapan sehari-hari, sementara bahasa ibu mereka perlahan ditinggalkan.

Untuk mencegah punahnya bahasa daerah, Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah meluncurkan program pengembangan cerita anak dwibahasa yang memadukan bahasa Indonesia dengan berbagai bahasa daerah di Sulteng.

Program ini menjadi bagian dari upaya revitalisasi bahasa daerah yang telah dijalankan selama tiga tahun terakhir.

Kasubag Umum Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah, Abdul Rahim Husin, menjelaskan program tersebut berangkat dari amanat Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2009 tentang Bendera, Bahasa, dan Lambang Negara serta Lagu Kebangsaan, serta Peraturan Pemerintah Nomor 57 Tahun 2014 tentang Pengembangan, Pembinaan, dan Perlindungan Bahasa dan Sastra.

“Produk ini adalah produk dwibahasa, menggunakan Bahasa Indonesia dan bahasa daerah. Kami sudah menghasilkan sekitar 150 buku dengan model serupa,” ujar Abdul Rahim saat diwawancarai usai kegiatan diseminasi produk penerjemahan buku cerita anak dwibahasa di Palu, Jumat (24/10) pagi.

Ia menambahkan, buku-buku tersebut dihasilkan dari proses penjaringan penulis lokal yang mendapat pelatihan langsung dari Balai Bahasa.

Tahun ini, sebanyak 37 judul buku cerita anak berhasil diterbitkan dengan melibatkan penulis dan ilustrator dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.

Menurut Abdul Rahim, antusiasme masyarakat cukup tinggi. Dari 59 pendaftar yang mengikuti seleksi, 37 penulis dinyatakan lolos dan menghasilkan karya dalam bentuk buku cerita anak dwibahasa.

“Kalau dari minat penulis jelas ada peningkatan, apalagi berkaitan dengan mutu,” tuturnya.

Selain sebagai media literasi, produk dwibahasa ini juga diharapkan bisa dimanfaatkan sebagai bahan ajar muatan lokal di tingkat pendidikan dasar maupun taman baca masyarakat.

“Buku-buku ini bisa digunakan oleh pegiat literasi, atau mitra komunitas, bahkan pemerintah daerah, untuk bahan literasi di perpustakaan. Termasuk bisa dijadikan bahan ajar muatan lokal di sekolah dasar,” jelas Abdul Rahim.

Salah satu penulis yang terlibat dalam program tersebut adalah Suparman Tampuyak, penulis asal Kabupaten Banggai.

Ia menulis cerita anak berjudul Tantoan hi Tatu luli (Rencana untuk Tatu Luli) menggunakan bahasa Saluan, bahasa daerah yang dituturkan masyarakat di wilayahnya.

Menurut Suparman, program ini merupakan gerakan positif untuk menjaga eksistensi bahasa ibu melalui karya sastra anak.

“Tanggapan saya ini adalah sebuah gerakan yang sangat positif dari Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tengah. Alhamdulillah ini sudah tahun ke-3, antusias masyarakat sungguh luar biasa,” katanya.

Ia menambahkan, proses penulisan dimulai dengan sayembara dan bimbingan teknis penulisan cerita anak yang digelar oleh Balai Bahasa.

Dari situ, para penulis lokal difasilitasi hingga menghasilkan karya yang sesuai dengan karakteristik budaya daerah masing-masing.

“Insya Allah kita akan tetap konsisten untuk menulis cerita anak dengan tema dan judul lain, sebagai upaya revitalisasi bahasa di Kabupaten Banggai dan Provinsi Sulawesi Tengah,” ujar Suparman menambahkan.

Lewat program ini, Balai Bahasa Sulawesi Tengah berharap, karya sastra anak dalam dua bahasa dapat menjadi jembatan bagi generasi muda untuk kembali mencintai bahasa daerah dan melestarikan identitas budaya yang mulai tergerus zaman. (fitra/paluekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization