Selasa, 19 Mei 2026

Soal Syria, Putin Menolak Menuruti Amerika

Presiden Rusia Vladimir Putin juga buka suara. Menurut dia, hubungan dengan Paman Sam mengalami kemunduran sejak masa kepemimpinan Donald Trump. ’’Bisa dibilang level kepercayaan pada urusan kerja sama, khususnya di bidang militer, tidak meningkat, tapi malah memburuk,’’ bunyi transkrip wawancara Putin dengan televisi Mir yang dirilis Kremlin. Itu adalah kali pertama Putin bicara. Sebelumnya, hanya juru bicaranya yang berkomentar.

Pemimpin 64 tahun tersebut menuding pihak-pihak yang menentang Assad sengaja membuat serangan senjata kimia di Kota Khan Sheikhun dan menyalahkan Damaskus. Tujuannya, menarik AS lebih dalam ke konflik yang sudah berjalan selama tujuh tahun itu. ’’Mana buktinya jika pasukan Syria menggunakan senjata kimia? Tidak ada,’’ tegasnya.

Di waktu yang hampir bersamaan dengan keluarnya pernyataan Putin tersebut, Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov bertemu. Mereka membahas serangan senjata kimia dan misil AS di Syria. Tillerson menyatakan, dirinya ingin pembicaraan berlangsung sangat terbuka, jujur, dan terang-terangan.

Di lain pihak, Lavrov menegaskan, dirinya berharap bisa memahami tujuan Washington yang sebenarnya selama kunjungannya. Dia menambahkan, pertemuan itu sangat penting untuk mencegah serangan melanggar hukum yang dilakukan AS ke Syria. ’’Saya tidak akan menyembunyikan fakta bahwa kami memiliki banyak pertanyaan,’’ ujar Lavrov.

Hingga berita ini diturunkan, pembicaraan masih berlangsung. Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menjelaskan, Tillerson mungkin diundang untuk bertemu Putin setelah melakukan pembahasan dengan Lavrov.

Secara terpisah, Menteri Pertahanan AS James Mattis menuturkan, Washington tidak memiliki keraguan sama sekali jika Assad adalah dalang di balik serangan senjata kimia yang merenggut 86 nyawa tersebut. Dia menambahkan, pasukan Rusia seharusnya sudah tahu tentang serangan itu. ’’Jika menggunakan senjata kimia lagi, mereka akan membayar sangat mahal,’’ tegasnya kepada para jurnalis.

Sementara itu, Dewan Keamanan (DK) PBB berencana melakukan pengambilan suara untuk menentukan resolusi bagi Syria. Tujuannya, mengajak pemerintah Syria bekerja sama menyelidiki serangan senjata kimia di Khan Seikhun. Namun, beberapa diplomat yakin Rusia bakal memveto resolusi tersebut. Negeri Beruang Merah itu selalu menggunakan hak vetonya untuk melindungi sekutu-sekutunya.

(Reuters/AFP/sha)

gamespools

aceplay99

dewaslot88

slot anti rungkat

ace99play

slot777

Eksplorasi Ritme Permainan Berbasis Data Real-Time Menghadirkan Perspektif Segar dalam Dunia Gaming Interaktif
Evaluasi Matematis Pola Distribusi Simbol Mahjong Ways Dalam Ekosistem Kombinasi Dengan Variasi Nonlinier
Investigasi Pola Adaptif Grid Mahjong Ways Dalam Menghasilkan Distribusi Simbol Dengan Struktur Variatif
Studi Komputasional Dinamika Interaksi Reel Mahjong Ways 3 Menggunakan Kerangka Sistem Stokastik Berkelanjutan
Adopsi Teknologi Machine Learning Menghadirkan Tren Baru dalam Pengembangan Sistem Game Interaktif Modern
Inovasi Visual dan Algoritma Dinamis Menghadirkan Dimensi Pengalaman Baru pada Platform Gaming Masa Kini
Kajian Probabilistik Ragam Kombinasi Mahjong Ways 2 Menggunakan Model Distribusi Interaktif Multilevel
Metode Statistik Adaptif Kini Menjadi Kunci Memahami Pergeseran Ekosistem Game Digital Modern
Evolusi Sistem Interaktif Masa Kini Membentuk Cara Baru Pengguna Memahami Dinamika Digital Harian
Studi Perilaku Digital Terkini Mengungkap Pergeseran Strategi Pengguna dalam Ekosistem Interaktif Modern