Sabtu, 8 Agustus 2026

Ini Daftar 26 Perusahaan yang Dihentikan Satgas OJK

PALU EKSPRES, JAKARTA – Satgas Waspada Investasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menghentikan kegiatan operasional 26 perusahaan hingga April 2017 ini. Kebijakan itu terpaksa diambil lantaran banyaknya pengaduan dari masyarakat.

Ketua Satgas Waspada Investasi OJK Togam L Lobing mengatakan, perusahaan-perusahaan tersebut dinyatakan tidak memiliki izin operasional serta berpotensi merugikan masyarakat.

“Kami sudah menelusuri 91 perusahaan, dan baru 26 yang sudah kami hentikan operasionalnya,” ungkap Logam kepada RMOLJabar, Sabtu (6/5).

Menurutnya, pengaduan adanya perusahaan tidak jelas ini setiap tahun meningkat, hal ini menandakan perusahan tidak berizin kian marak. Dari pengaduan dan penelusuran Satgas Waspada Investasi, perusahaan ini bergerak dalam bidang, antara lain keuangan, perkebunan, dan agrobisnis

“Selain tidak berizin keberadaan perusahaan ini tidak masuk akal, karena menjanjikan keuntungan yang besar, bunga yang dijanjikan mencapai 50 persen. Hal ini tidak masuk akal,” katanya.

Sebelumnya Satgas Waspada Investasi ini telah menghentikan kegiatan usaha tujuh entitas karena tidak memiliki izin dalam menjalankan kegiatan usahanya serta memberikan informasi yang tidak benar dan menyesatkan.

Perusahaan tersebut antara lain CV Mulia Kalteng Sinergis, Swiss FOREX PROFIT, PT sentra Arta, PT Sentra Artha Futures dan www.lautadhana.net.

“Satgas telah meminta kepada masyarakat untuk tidak melakukan kegiatan investasi dengan entitas tersebut dan melaporkan kepada satgas apabila masih terdapat kegiatan penawaran investasi uang dilakukan,” tuturnya

Mengenai masih adanya masyarakat yang tertipu tawaran investasi “bodong” masyarakat saat ini tidak terlalu menelusuri keberadaan investasi bodong tersebut.

Mereka hanya tergiur keuntungan yang akan didapatkan dari hasil investasinya. Hal ini pulalah yang membuat cukup banyak korban investasi bodong justru adalah kalangan berpendidikan bahkan bisa di sebut kalangan mampu.

“Ironis memang, mereka yang berpendidikan tinggi bisa tertipu investasi bodong hanya karena iming-iming keuntungan besar, padahal kalau di logikakan itu tidak penting,” tandasnya.

(gun/rmol/mam/JPG)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital