Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Saat Para Pendukung Ahok Beraksi di Tugu Jogja, Tiba-tiba…

PALU EKSPRES, JOGJA – Polarisasi massa pro-kontra terhadap Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) semakin kuat. Di Jogjakarta, massa pendukung Ahok ricuh dengan massa yang mendukung penahanan gubernur nonaktif DKI Jakarta itu. Dikhawatirkan, insiden serupa meluas di daerah lain sejalan dengan kian banyaknya dukungan untuk Ahok.

Insiden tersebut berawal dari aksi keprihatinan atas penahanan Ahok yang dilakukan aliansi Merawat Pancasila untuk Indo­nesia (Merapi) di perempatan Tugu Jogjakarta tadi malam (10/5). Aktivis Merapi membawa sejumlah poster dan menyalakan lilin sebagai dukungan untuk Ahok.

Aksi baru berjalan sekitar 30 menit, kericuhan terjadi. Merapi didatangi sekelompok massa yang ingin membubarkan aksi itu. Untung, polisi berjaga di sana sehingga tidak sampai terjadi bentrokan fisik kedua kelompok. Enam orang yang dianggap sebagai provokator kericuhan ditangkap polisi.

Kapolresta Jogja Kombespol Tommy Wibisono menegaskan, polisi memukul mundur massa yang berkumpul di sisi barat Tugu Jogjakarta. “Sekelompok masyarakat ingin mencoba mengganggu. Aparat kepolisian tentu harus bersikap tegas,” katanya kepada Jawa Pos Radar Jogja.

Tommy bahkan menangkap sendiri seseorang yang hendak membubarkan aksi dukung Ahok. Ketika itu seorang laki-laki memakai kopiah dan baju gamis putih berjalan cepat menuju lokasi aksi. Dia bersuara lantang meminta aksi dibubarkan. “Bubarke wae aksine iki. Wis jam piro iki (Bubarkan saja aksi ini. Sudah jam berapa ini),” ucapnya dengan logat Jawa yang kental.

Tidak lama kemudian, Kapolresta yang berada di dekatnya langsung menghampiri dan menangkap orang tersebut.

Penangkapan enam orang itu tidak membuat suasana sepenuhnya tenang. Ketika aktivis Merapi hendak membubarkan diri, dari sisi barat Tugu Jogja seseorang meraung-raungkan suara motornya yang memekakkan telinga. Itu memancing suasana gaduh sehingga polisi sampai melepaskan dua tembakan peringatan.

Aparat pun berhasil meredam kejadian itu hingga tak menimbulkan kerusuhan yang meluas.
(pra/kus/yog)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital