Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Anggota Dewan Curhat Soal Penghasilan, Rp15 juta Tak Cukup Seminggu

PALU EKSPRES, PALU – Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapperda) DPRD Palu mengebut penyusunan naskah akademik rancangan peraturan daerah (Ranperda) tentang hak keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD.

Ini untuk menindaklanjuti Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 tentang keuangan dan administratif pimpinan dan anggota DPRD. Jumat kemarin, draft itu diuji publik bersama tim penyusun naskah akademik, stake holder terkait, Bapperda DPRD Palu dan Pemkot Palu.

Anggota Bapperda, Ridwan Alimuda memaparkan, tunjangan anggota dewan memang sudah saatnya naik. Meskipun memang publik terkadang menyorotinya. Ini kata Ridwan mengingat besarnya biaya yang harus dikeluarkan bagi seorang anggota kepada konsituen.

Ridwan menyebut, terkadang tak bisa menikmati gajinya lantaran keburu ‘ludes’dibagikan pada konsituen.
“Iya pak, uang gaji RP15 juta itu hanya seminggu sudah habis kasian. Karena konsituen tidak mau tau kita ini tidak punya uang,”curhat Ridwan.

Setiap saat ujar Ridwan, anggota dewan harus selalu mengantongi uang untuk memenuhi permintaan konsituen.
“Pernah sekali saya terima gaji, tapi langsung membantu konsituen yang tidak punya BPJS di rumah sakit. Akhirnya gaji sendiri tak bisa dinikmati,”katanya.

Belum lagi setoran ke partai politik. Ridwan mengaku setiap bulan menyetor sekian persen dari gajinya kepada partai. Begitupun jika ada anggaran-anggaran bimbingan teknis (Bimtek) yang kami terima, terkadang harus disetor sebagian ke partai.

“Begitulah kondisi anggota DPR yang harus dipahami. Kita ini bekerja ikhlas karena kita juga tidak punya titipan-titipan ke OPD,”sebutnya.

Karena itu Ridwan berpendapat langka Presiden menaikkan tunjangan itu sudah tepat. Apalagi itu memang atas arahan KPK yang memandang seringnya anggota dewan melakukan korupsi.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital