Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Lantik Amin-Abdullah, Gubernur Ingatkan Pembagian Urusan Pemerintahan

PALU EKSPRES, PALU – Gubernur Sulteng H Longki Djanggola mengingatkan Bupati-Wakil Bupati Buol, Amirudin Rauf-Abdullah Batalipu untuk melaksanakan roda pemerintahan yang mengacu mekanisme pembagian urusan pemerintah secara berjenjang. Hal itu ia sampaikan usai mengambil sumpah dan melantik keduanya untuk periode 2017-2022, Kamis (12/10) di gedung Pogombo Kompleks Kantor Gubernur Sulteng.

Longki menjelaskan, pembagian urusan pemerintaha telah diatur Undang-undang (UU) Nomor 23 tahun 2014 tentang pemerintahan daerah. UU ini menurutnya menjelaskan bahwa otonomi daerah seluas-luasnya diarahkan untuk mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan pelayanan dan peran serta masyarakat dengan prinsip demokrasi pemerataan dan keadilan.

Yang diimplementasikan dalam urusan pemerintahan. Karena itu Longki meminta agar bupati-wakil bupati dapat memahami tentang pembagian urusan pemerintahan. Yaitu urusan pemerintahan absolut, konkuren dan urusan pemerintahan umum. Dimana sebut Longki, antara daerah provinsi dan kabupaten-kota, meski urusan pemerintahannya sama, namun akan nampak dari skala atau ruang lingkup urusan pemerintahan tersebut.

“Walapun provinsi dan kabupaten-kota punya urusan pemerintahan masing-masing yang sifatnya tidak hirarki, namun tetap akan terdapat hubungan antara pemerintah pusat dan provinsi termasuk kabupaten kota,”jelasnya.

Artinya, dalam melaksanakan pemerintahan, kepala daerah kabupaten -kota tetap harus mengacu pada standar pelayanan minimal (SPM) dan norma standar prosedur. Serta kriteria yang dibuat pemerintah pusat. Mengacu akan hal itu, maka kata Longki, peran gubernur sebagai wakil pemerintah pusat di daerah sangat strategis untuk bertindak atas nama pemerintah pusat.

“Yaitu melakukan pembinaan dan pengawasan kepada daerah kabupaten-kota sesuai tugas dan wewenang. Kewajiban dan hak kepala daerah diatur dalam pasal 66 sampai pasal 91 UU pemerintahan daerah,” terangnya.

Longki menyatakan, untuk menyukseskan urusan pemerintahan pada hakikatnya harus mengedepankan prinsip pengelolaan tata pemerintahan yang baik. Yaitu profesional, transparan. Akuntabel, berkeadilan, efisien efektif dan bermartabat. Kemudian diaktualisasikan dalam sistem managemen perencanaan, pelaksanaan, pengawasan dan evaluasi.

Maka untuk meningkatkan kinerja pemerintah daerah harus dirfeleksikan dalam pengelolaan anggaran berbasis kinerja. “Karenanya hubungan kerja kepala daerah dan DPRD perlu terus ditingkatkan dan dievaluasi dalam konteks check and balances. Agar kebutuhan,kepentingan dan aspirasi masyarakat dapat terakomodir,”jelasnya lagi.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital