PALU EKSPRES, AMPANA – Bupati Tojo Una-Una (Touna), Mohamad Lahay, SE, didampingi Kepala Dinas (Kadis) Parawisata dan Kebudayaan Kabupaten Touna, Dg. Mario Pawadjoi, melepas peserta lomba renang 500 meter, Minggu (05/11/2017), di Pantai Ampana, Touna.
Lomba renang dalam rangka memeriahkan event Festival Pesona Lipuku Touna-Togean tahun 2017 ini, diikuti oleh peserta dari Kabupaten Touna maupun peserta dari berbagai daerah di Sulawesi Tengah.
Di antara peserta lomba, Wakil Ketua DPRD Touna, Jafar M. Amin juga turut menjadi peserta dalam rangka berpartisipasi memeriahkan Festival Pesona Lipuku Touna-Togean 2017. Bupati Touna Mohamad Lahay berharap kepada seluruh peserta agar menjaga sportivitas dalam bertanding.
“Kegiatan yang baru pertama dilakasanakan di Kabupaten Touna ini, semoga sukses dan akan menjadi kegiatan lomba rutin tahunan Pemkab Touna,” kata Bupati Touna.

Adapun peserta yang keluar sebagai juara dalam lomba renang Festival Pesona Lipuku Touna-Togean Tahun 2017, yakni juara 1 Fadlan dengan nomor start 35, berhasil mencapai waktu finish 11,32 detik, juara 2 Abd Aziz nomor start 38 dengan waktu 11,33 detik, juara 3 Fauzan Noval nomor star 36 dengan waktu 12,18 detik.
Sedangkan untuk juara favorit II diraih oleh Uswatun Farida, nomor star 41 dengan waktu 12,38 dan juara favorit I diraih oleh Marita dengan waktu 12,38 detik.
Sementara di hari bersamaan pada Minggu (05/11/2017), 13 perahu layar tradisional siap berkompetisi pada lomba perahu layar tradisional Festival Pesona Lipuku Touna-Togean 2017 di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una.
Kegiatan lomba perahu layar tradisional yang diikuti oleh peserta dari 12 Kecamatan se-Kabupaten Touna itu, dilepas oleh Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng) Drs. Longki Djanggola, M.Si.
Koordinator lomba Yusrin Baginda saat dihubungi media ini, Minggu (05/11/2017), mengatakan, pengunjung sangat antusias menyaksikan lomba perahu layar tradisional dalam rangka Festival Pesona Lipuku Touna-Togean Tahun 2017.
“Kurang lebih ada 2000 pengunjung sudah memadati lokasi perlombaan perahu layar tradisional di Desa Wakai, Kecamatan Una-Una,” ujarnya.
Yusrin mengatakan, lomba perahu layar tradisional yang baru pertama kali dilaksanakan di wilayah Kepulauan, tentunya akan memberikan dampak positif kepada masyarakat dengan kunjungan para wisatawan baik mancanegara maupun lokal.
“Olehnya, masyarakat sangat berterimakasih kepada Bupati Mohamad Lahay, SE dan Wakil Bupati Admin AS. Lasimpala, SIP atas kegiatan yang dilaksanakan di wilayah Kepulauan,” ujar Yusrin.
(mg3/Palu Ekspres)






