Minggu, 9 Agustus 2026

Trump Bakal Akui Jerusalem Ibu Kota Israel

PALU EKSPRES, WASHINGTON – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump seperti tak pernah lelah memprovokasi masyarakat negara lain untuk membencinya.

Setelah sukses memancing kemarahan Inggris lewat video provokatif yang disebarkannya, Trump sekarang berencana mencari masalah dengan negara-negara muslim.

Dia sedang mempersiapkan pengakuan Jerusalem sebagai ibu kota Israel. Rencananya, pengakuan itu dilakukan pada Rabu (6/12) mendatang.

Namun, masih belum pasti siapa yang akan mengutarakannya. Antara Trump atau wakilnya, Mike Pence, yang akan melawat ke Israel pertengahan bulan ini.

Langkah tersebut pasti memicu kemarahan Palestina. Sebab, mereka sejak lama berencana menjadikan Jerusalem Timur sebagai ibu kota negara.

Saat ini, Jerusalem terbagi menjadi dua, yaitu Jerusalem Barat dan Timur. Saat perang Israel-Arab pada 1948–1949, negara yang kini dipimpin Perdana Menteri (PM) Benjamin Netanyahu itu berhasil menguasai Jerusalem Barat.

Israel menguasai dan menduduki Jerusalem Timur dalam perang Timur Tengah yang berlangsung pada 1967. Pendudukan itu tidak diakui secara internasional.

Selama ini, negara-negara di dunia tidak pernah memberikan pengakuan bahwa Jerusalem adalah ibu kota Israel. Para presiden sebelum Trump juga menegaskan bahwa urusan ibu kota harus ditetapkan dalam negosisasi perdamaian antara Israel dan Palestina.

Namun, pemerintah AS berdalih bahwa redaksional pernyataan tersebut akan diupayakan tidak memicu amarah. Ada pertimbangan bahwa selain mengakui Jerusalem sebagai ibu kota Israel, mereka memasukkan pernyataan bahwa Palestina nanti tetap bisa menjadikan Jerusalem Timur sebagai ibu kota.

”Bagaimana pernyataan itu dikeluarkan sangatlah penting,” ujar David Makovsky, pengamat politik di Washington Institute for Near East Policy.

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital