Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Pilkada Donggala 2018, Ini yang Harus Dilakukan para Kandidat

PALU EKSPRES, PALU – Sebelumnya Harian Palu Ekspres edisi 12 Januari 2018, menurunkan laporan gambaran kekuatan tiga kandidat usungan parpol berdasar komposisi suara di DPRD Kabupaten Donggala.

Hasilnya, pasangan Kasman-Yasin (Sakaya) ditempat teratas 13 kursi dengan 15.657 suara. Lalu disusul Vera-Taufik (Vegata) 11 kursi atau 13.146 suara. Terakhir, pasangan AR Rahman yang didukung 6 kursi dengan 6.610 suara. Kali ini, Palu Ekspres menurunkan tulisan tentang lima daerah dengan pemilih terbesar.

Ini adalah daerah kunci. Siapa kandidat yang menang di lima daerah tersebut hampir dipastikan menjadi pemenang pilkada serentak 2018. Dari data yang diolah Palu Ekspres di situs KPU Donggala, lima daerah dengan pemilih terbesar di tempati masing-masing Kecamatan Banawa, Damsol, Banawa Selatan, Sojol dan Balaesang.

Inilah daerah pertempuran sengit bagi para kandidat yang bertarung pilkada nanti. Berdasar profil pilkada 2013 lalu, Kasman yang saat itu masih bergandengan Vera Laruni menyapu bersih daerah kunci tersebut.

Di antaranya Banawa Selatan dan Banawa lalu melebar ke wilayah kawasan Sindue, Sindue Tombusabura dan Sindue Tobata kemudian di beberapa daerah di Pantai Barat. Sedangkan pasangan Vegata juga mempunyai dukungan riil di sejumlah wilayah khususnya sebagian Sindue dan Sirenja.

Sedangkan AR Rahman akan kokoh di beberapa wilayah di kawasan Balaesang dan Balaesang Tanjung. Asumsi ini dilihat dari peta dukungan parpol pemilu 2014 lalu. Dimana parpol pendukung mempunyai basis suara di wilayah – wilayah tersebut.

Jika tiga kandidat ini plus kandidat perseorangan mampu meraup 40 – 45 persen di wilayah ini, maka pasangan tersebut mempunyai peluang besar memenangkan pilkada di Donggala.

(kia/Palu Ekspres)

Lima wilayah dengan jumlah pemilih terbesar – Pemilu 2014

Kecamatan Banawa 23.067
Kecamatan Damsol 20.833
Kecamatan Banawa Selatan 16.669
Kecamatan Sojol 16.247
Kecamatan Balaesang 15.670

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital