Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Penangkaran Walet Milik Kapolres Tolitoli Belum Kantongi IMB

PALU EKSPRES, TOLITOLI – Kepala Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Tolitoli, Nurlely. SH.MM mengakui sampai saat ini belum mengeluarkan Ijin Mendirikan Bangunan ( IMB) penangkaran burung walet, termasuk sarang walet milik Kapolres Tolitoli, AKBP Ikbal Alqudusi, yang terletak di Desa Bangkit Kecamatan Dampal Selatan.

Pihak DPMPTSP belum mempunyai acuan ataupun Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur tentang pembangunan sarang burung walet.

“Selama ini hanya IMB yang umum dikeluarkan, kalau untuk IMB sarang walet belum pernah,” kata Lely sapaan akrabnya, saat dikonfirmasi Palu Ekspres minggu (1/4).

Lely mengatakan persyaratan untuk mendapatkan IMB harus memilki rekomendasi dari Dinas PU dan Tataruang, karena mereka yang mengetahui soal teknis bangunan.

“Jadi sebelum kami keluarkan IMB harus ada rekomndasi teknis dari dinas PU dan Tataruang.” katanya.

Ditanya apakah sarang burung walet milik Kapolres Tolitoli yang terletak di Desa Bangkir sudah miliki IMB, menurutnya belum ada karena semua bangunan yang peruntukannya untuk sarang walet belum ada IMB.

“Karena belum ada Perda untuk menerbitkan IMB walet,”ujarnya.

Ia menjelaskan, belum adanya Perda tentang sarang burung walet, berdampak pada pendapatan daerah, karena pajak sarang burng walet tidak bisa dipungut pajak.

“Dengan belum adanya Perda sarang walet, sehinggah berdampak pada pendapatan daerah,” bebernya.

Terkait kepemilikan sarang walet milik Kapolres yang terletak di Desa Bangkir, salah satu kontraktor lokal, Adam dikonfirmasi sejumalah wartawan mengakui jika Kapolres Tolitoli benar memiliki sarang walet dengan ukuran luasan 12 meter kali 12 meter dengan ketinggian lima lantai.

“Saat dibangun sarang waletnya Kapolres, saya sering antar material berupa semen dengan besi di lokasi bangunannya,” ungkapnya.

Adam yang juga punya pengalaman di bagian bangunan saat ditanya wartawan taksiran anggaran yang digunakan untuk pembangunan sarang walet milik Kapolres, menurntnya diperkirakan anggarannya mencapai Rp.700 juta lebih.

“Saya inikan tukang kalau ditaksirkan anggarannya dengan ukuran bangunan 12 kali 12 meter sekitar Rp 700 juta lebih,” ujarnya.

(Mg6/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital