Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Kepala DKP Parimo Akui Keluarkan Rekomendasi Pengangkutan Kerang PT. TOM

PALU EKSPRES, PARIGI – Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Sabarudin Killis mengakui bahwa pihaknya mengeluarkan rekomendasi sebagai izin untuk pengangkutan kerang mutiara oleh PT. Timor Otsuki Mutiara (TOM) yang terletak di Kecamatan Kasimbar.

Ia mengatakan, sebelum mengeluarkan rekomendasi tersebut, pihaknya telah melakukan berbagai langkah di antaranya, mengkonfirmasi dan melihat secara langsung aktifitas pengiriman kerang yang dilakukan oleh PT. TOM.

Selain itu, DKP Parimo juga telah berkoordinasi dengan pihak perizinan yang dikepalai oleh Sakti Lasimpala.

Dia menegaskan, bahwa pengiriman yang dilakukan oleh PT. TOM ke Kota Kupang Nusa Tenggara Timur (NTT) tersebut bukanlah mutiara, melainkan kerangnya saja.

Sehingga, hal itu menjadi dasar DKP Parimo mengeluarkan rekomendasi untuk proses pengangkutan kerang, yang sebelumnya telah dihentikan oleh tim gabungan dari beberapa Organisasi Perangkat Daerah (OPD) bentukan Bupati karena tidak memiliki izin.

“Yang dikirim ke Kota Kupang itu bukan mutiaranya tetapi hanya kerangnya saja. Informasi yang beredar di masyarakat bahwa PT. TOM melakukan pengiriman mutiara, itu salah. Soal pernah dihentikan proses pengiriman yang dilakukan oleh PT. TOM sebelumnya, dikira mutiara. Setelah dilakukan pengecekan, ternyata yang dikirim oleh PT. TOM hanya kerangnya saja,” jelas Sabarudin kepada Palu Ekspres, Rabu (4/4/18).

Lanjut dia, DKP Parimo sebagai bagian dari Pemerintah Daerah (Pemda) dalam hal tersebut, tidak ingin mempersulit pihak PT. TOM yang berinvestasi di daearah.

Hanya saja, pihak PT. TOM harus bekerjasama dengan Pemda Parimo agar tidak ada yang dipersulit dengan melengkapi beberapa dokumen penting, di antaranya perizinan yang merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan pusat untuk menerbitkannya.
Sedangkan, beberapa dokumen penting sebagai izin beroperasi tersebut, memang diakuinya tidak dikantongi oleh PT. TOM.

“Saat ini, tinggal kewenangan perizinan untuk menangani hal itu. Memang ada batas waktu yang diberikan oleh Pemda Parimo. Tetapi, sudah beberapa tahun hal itu belum dipenuhi oleh PT. TOM. PT. TOM tersebut harus tetap jalan. Yang intinya, bukan mutiara yang mereka kirim. Tetapi hanya karangnya saja. Itu harus jelas dan jangan sampai salah. Kerang yang sudah besar, itu akan mereka bawa ke Kota Kupang. Soal pengiriman kerang dan bukan mutiaranya itu juga diketahui oleh Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup (DPLH) dan pihak perizinan. Tidak mungkin PT. TOM membohongi Pemda dan masyarakat,” tegasnya.

(asw/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital