Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

MTQ ke 27 di Morowali, Kota Palu Utus 100 Peserta

PALU EKSPRES, PALU – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke 27 tingkat Provinsi Sulteng tahun ini dilaksanakan di Kabupaten Morowali, 28 April hingga 6 Mei 2018.

Kafilah Kota Palu dalam MTQ tahun ini kembali mengutus sedikitnya 100 peserta untuk mengisi seluruh cabang lomba yang ada. Kepala Bagian Kesra Setda Kota Palu, Abdul Hafid Djakarate menjamin seluruh peserta dalam kafilah Kota Palu adalah putra putri terbaik daerah. Yang diseleksi secara berjenjang dari tingkat kelurahan hingga tingkat kota.

Dia pun menjamin seluruh peserta tak ada yang berasal dari luar. “Soal peserta sewaan itu kami jamin tak ada. Karena verifikasinya menggunakan kartu tanda penduduk dan kartu keluarga,”katanya.

Kafilah Kota Palu dalam mengikuti ajang itu didampingi Asisten I Pemkot mewakili Wali Kota Palu. Seluruh OPD terkait dikerahkan untuk mensupport kebutuhan peserta.

Keberangkatan kafilah Kota Palu secara resmi dilepas Walikota Palu Hidayat, Rabu 25 April kemarin di ruang Bantaya Kantor Wali Kota Palu. Hidayat menyatakan kunci utama kenangan adalah solidaritas sesama peserta.

Bagaimana kemudian peserta mampu menciptakan suasana kondusif, baik dan nyaman. Hal itu katanya sejalan dengan tujuan Pemkot Palu sebagaimana visi dan misi. Yaitu beradat dan berbudaya dilandasi iman dan taqwa.

“Kalau budaya dan adat kita tidak baik maka percuma saja kita juara umum. Itu justru hanya mencoreng nama Kota Palu,”tekannya.

Karena itu Hidayat berharap peserta dalam kafilah Kota Palu harus betul-betul mampu membawa diri dalam bersikap. Rendah hati, terlebih di kampung orang.

“Kalau kita juara umum kemudian dibarengi sopan santun yang terbangun dalam diri peserta, itu akan melengkapi kesempurnaan juara yang kita raih,”ujarnya.

Diapun menegaskan bahwa kafilah Kota Palu saat ini sudah berasal dari putra putri daerah alias tak ada lagi peserta sewaan.

Karena target Pemkot Palu kedepan jelas, yaitu menjadi gudangnya wiru dan qoriah. Dengan begitu, daerah lain yang kemudian menyewa peserta dari Kota Palu.

“Biarlah orang dari luar yang menyewa peserta dari Palu,”tandasnya.
Pemkot sendiri dalam ajang ini telah menyiapkan bonus bagi peserta peraih juara dengan total Rp30juta.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital