Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Jumlah TKA di Sulteng Sulit Terdeteksi, Ini Saran Ombudsman

PALU EKSPRES, PALU – Masalah krusial tenaga kerja asing (TKA) di Indonesia salahsatunya kelemahan terkait proses pengawasan pemerintah. Ini menyebabkan jumlah TKA yang masuk sulit dideteksi.

Di Kabupaten Banggai, Sulteng misalnya. Banyak TKA yang tidak terdata baik oleh kantor imigrasi maupun dinas ketenagakerjaan setempat. TKA seakan bebas hilir mudik karena lemahnya pengawasan itu.

Nasrun, Komisioner Ombudsman Republik Indonesia (ORI) Perwakilan Sulteng menyebut kesulitan mendeteksi jumlah pasti TKA disebabkan salahsatunya karena regulasi keimigrasian. Hampir seluruh dokumen izin mempekerjakan tenaga kerja asing (IMTA) yang bekerja di daerah itu tidak diterbitkan dari kantor imigrasi setempat. Dokumen IMTA merupakan salahsatu basis data untuk mengetahui jumlah pasti TKA.

“Ada peluang hilir mudik TKA disana menjadi longgar karena kendala demikian,”jelas Nasrun kepada wartawan, Sabtu 5 Mei 2018.

Menurut dia, mayoritas IMTA yang dimiliki TKA dikeluarkan atas mekanisme internal perusahaan. Contohnya, jika sebuah perusahan memiliki unit kerja pada tiga wilayah. Maka IMTA seorang TKA diterbitkan dari wilayah dimana perusahaan induk berada.

Sesuai hasil kajian ORI sebut dia, ada satu perusahan di Kabupaten Banggai yang statusnya hanya sebagai unit kerja dari perusahaan induk di daerah lain. Maka penerbitan IMTA bagi TKA yang bekerja di Banggai akan dikeluarkan dari imigrasi tempat perusahaan induk.

“Jika induk perusahaannya berada di Kabupaten Bogor, maka IMTA TKA yang ada di Banggai itu yang diterbitkan imigrasi Kabupaten Bogor,”sebutnya.

Selain itu, jika seorang TKA dalam masa uji coba, dalam regulasi keimigrasian itu belum perlu menggunakan IMTA.

“Nah disinilah imigrasi memberi peluang kelonggaran. Karena untuk menghitung TKA dilakukan berdasarkan IMTA,”jelasnya.

Karenanya berdasarkan kajian ORI Sulteng untuk mengetahui jumlah TKA di Wilayah Sulteng kata Nasrun, sulit dilakukan.

Berdasarkan kajian itu pula, ORI Sulteng menurutnya telah merancang sebuah saran perbaikan regulasi imigrasi. Salahsatunya untuk menaikkan status imigrasi di Kabupaten Banggai.

“Imigrasi di Kabupaten Banggai masih berstatus C. Harusnya untuk mengoptimalkan pengawasan dinaikkan ke status A,”jelasnya.

Begitu pula mekanisme pengawasan menyangkut ketenagakerjaan. Pihaknya menyarankan agar instansi itu membentuk sebuah unit pelaksana teknis (UPT) pengawasan di Kabupaten Banggai. Serta menambah jumlah tenaga pengawas.

“Karena pengawas ketenagakerjaan yang ada saat ini di Banggai hanya satu orang. Sementara pengawas itu membawahi dua wilayah pengawasan,”demikian Nasrun.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital