Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Baru 69.88 Persen Penduduk Sulteng Miliki Akte Kelahiran

PALU EKSPRES, PALU – Gerakan Indonesia Sadar Administrasi (GISA) kependudukan disambut antusias masyarakat Kota Palu. Di Kota Palu, GISA di pusatkan di lapangan Vatulemo Palu. Dinas kependudukan dan pencatatan sipil setempat menyediakan beberapa meja pelayanan untuk program itu Ribuan warga terpantau antri untuk mengurusi beberapa kepentingqn administrasi.

Misalnya pendaftaran sebagai penduduk, perekaman data untuk KTP elektronik, penambahan data keluarga dalam kartu keluarga hingga pelayanan untuk pencetakan KTP yang hilang. GISA digelar serentak kabupaten kota se Sulteng, oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tengah (Sulteng) Jumat 11 Mei hingga Minggu 13 Mei 2018.

GISA merupakan sebuah sistem untuk mempercepat proses administrasi bagi penduduk.
Launching GISA dihadiri langsung Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kementerian Dalam Negeri RI, Zudon Arif Fakrulloh. Menurut dia GISA merupakan sebuah gerakan untuk membangun ekosistem pemerintahan yang sadar akan pentingnya administrasi kependudukan.

Sadar dalam pandangan Dirjen antara lain ditunjukkan melalui kesadaran pentingnya dokumen kependudukan, pemanfaatan data kependudukan, pemutakhiran serta pelayanan administrasi. Melaui GISA Zudon berharap bisa terbangun ekosistem pemerintahan dan masyarakat yang sadar pentingnya administrasi kependudukan. Targetnya adalah masyarakat, aparatur petugas layanan catatan sipil serta pengguna dalam hal ini pemerintah dan swasta.

Sekdaprov Sukteng, Hidayat Lamakarate menjelaskan, secara umum administrasi kependudukan merupakan penataan dan penertiban dokumen melalui pendaftaran penduduk,pencatatan sipil dan pengelolaan informasi.Hasilnya digunakan untuk pelayanan publik dan pembangunan sektor lain.

“GISA mendorong peningkatan administrasi dan akurasi data.Serta menunjang kelancaran dan kesuksesan penyelenggaraan administrasi,”kata Hidayat. Menurutnya agenda prioritas nasional salahsatunya peningkatan cakupan kepemilikan akte kelahiran. Secara nasional kepemilikan akte lahir mencapai 82,5 persen tahun 2018. Untuk Sulteng baru mencapai 69,88 persen.

Tertinggi di Kabupaten Morowali yaitu 100persen, kemudian Morowali Utara 97,95 persen, Toko Una-Una 97.00 persen dan Poso 93,85 persen.

Menurut dia, data wajib KTP Sulteng sebanyak 2.130.060 jiwa. Hingga semester II tahun 2017, jumlah penduduk yang telah melakukan perekaman sebanyak 1.837.147 jiwa atau telah mencapai 88 persen. “Tersisa sekitar 922.913 jiwa yang belum perekaman atau 12 persen,”jelasnya.

Karena itu GISA sebut Hidayat bisa menjadi suatu program dalam rangka mengevaluasi. Selain juga untuk mengembanhkan data base kependudukan.

(mdi/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital