Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Film Sebagai Media Edukasi Belum Sesuai Harapan

PALU EKSPRES, PALU – Di tengah kemajuan teknologi saat ini, keberadaan film selain sebagai sarana hiburan, juga dipandang dapat menjadi sarana edukasi efektif bagi masyarakat. Namun, menurut Ketua Komisi III Lembaga Sensor Film (LSF), Dr. Mukhlis Paeni, saat ini fungsi tersebut belum berjalan seperti yang diharapkan.

Hal tersebut menurutnya, karena saat ini pembuatan film masih berorientasi pada bisnis. Sehingga, tidak banyak orang yang mau membuat film untuk kepentingan idealisme. “Belum berjalan memadai seperti apa yang diharapkan. Tidak banyak orang yang mau membuat film untuk kepentingan idealisme, karena film itu kan perlu modal,” kata Mukhlis, usai mengisi dialog di Theater Room Universitas Tadulako, Senin 14 Mei 2018.

Menurutnya, idealnya film sebagai media edukasi tidak beda jauh dengan buku-buku teks. Jika dalam perkembangannya didapatkan data-data baru, maka akan terbit buku-buku baru.

“Film juga harus begitu, ketika ditemukan suatu data yang baru, maka harus ada film yang baru, revisi dari film sebelumnya,” jelasnya. Ia menerangkan, untuk dapat mendorong produksi film-film yang berorientasi pada idealisme yang bernilai edukasi, maka dibutuhkan peran aktif dari pemerintah. Peran tersebut, salah satunya dengan cara menanggung biaya produksi film tersebut.

“Di Indonesia pernah ada film yang dibiayai oleh Negara, contohnya seperti film G30S. Nah, ini yang mesti didorong,” pungkasnya.

(abr/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital