Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Awan Melintang di Atas Gunung Merapi, Harap Tenang

PALU EKSPRES, SLEMAN – Munculnya awan horizontal yang melintang di atas Gunung Merapi menjadi perbincangan hangat di masyarakat. Termasuk mengaitkannya dengan kejadian gempa Jogjakarta pada 2006.

Namun, Kepala Kelompok Data dan Informasi Stasiun Klimatologi (Staklim) BMKG Jogjakarta Djoko Budiyono menegaskan, munculnya awan tersebut adalah fenomena alam normal. Bahkan, tidak ada kaitannya dengan aktivitas Gunung Merapi.

”Melihat bentuknya, itu adalah jenis awan tinggi, yaitu awan cirrostratus. Yaitu, gabungan awan yang berbentuk seperti cirrus atau bulu dan seperti stratus atau garis lapisan,” jelasnya kepada Jawa Pos Radar Jogja, Sabtu (2/6).

Djoko mengatakan, cirrostratus muncul pada ketinggian di atas 6.000 kilometer. Dengan begitu, awan itu digolongkan pada jenis awan tinggi. Kandungan air dalam awan tersebut sedikit sehingga tidak terlalu signifikan terhadap curah hujan.

Kemunculan cirrostratus pada musim kemarau tergolong wajar. Sebab, cuaca cenderung cerah dan pandangan ke langit tidak terhalang. Bahkan, awan tinggi jenis cirrus lainnya juga kerap muncul dan tidak terkait dengan Merapi yang sampai kemarin masih berstatus waspada.

”Itu awan-awan yang biasa muncul di atmosfer langit. Apalagi musim kemarau seperti saat ini, jenis awan tinggi lebih mudah muncul dan bisa diamati, bahkan tanpa bantuan alat,” tutur dia.

Terkait dengan perkiraan cuaca hari ini (3/6), Staklim BMKG Jogjakarta memprediksi kondisi cerah berawan. Pagi diperkirakan berawan, lalu siang berawan dengan hujan ringan. Mungkin terjadi hujan di Sleman kawasan utara.

”Malam harinya berawan, lalu cerah pada dini hari. Suhu udara kisaran 21 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 50 hingga 92 persen. Kalau angin, umumnya berembus dari timur dan tenggara dengan kecepatan 6 sampai 22 kilometer per jam,” katanya.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Sleman Makwan meminta warga tidak termakan informasi palsu. Dia tidak menampik bahwa banyak informasi meresahkan yang beredar. Yang terbaru adalah rekaman CCTV soal aktivitas magma yang diklaim sebagai kondisi puncak Merapi.

Dia juga sempat mendengar kabar tentang munculnya awan cirrostratus. Makwan memastikan bahwa munculnya awan tersebut tidak terkait dengan aktivitas Merapi. Bahkan tergolong sebagai fenomena alam normal.

”Cermati berita dan informasi yang beredar. Kenali, teliti, dan cermati info, sumber, waktu, dan caption-nya. Ikuti perkembangan aktivitas Gunung Merapi melalui info resmi. Untuk warga, jangan asal menyebarkan informasi jika belum valid atau justru membuat resah,” tegasnya.

(dwi/c11/ttg)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital