Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Ribuan Rumah Rusak Akibat Gempa di Parimo Didata

IMG-20181017-WA0035

PALU EKSPRES, PARIGI- Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Parigi Moutong sudah berkoordinasi dengan pihak Kementrian PUPR terkait masyarakat yang rumahnya roboh terdampak gempa pada Jumat 28 September 2018 lalu.

Demikian diungkapkan, Sekretaris Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Parigi Moutong, Rahmat ST kepada Palu Ekspres, di kantornya Rabu (17/10/2018).

Dia mengatakan, terkait hal itu pihaknya saat ini sementara melakukan pendataan terhadap rumah-rumah warga yang terdampak gempa dan juga dibantu oleh tim relawan.

“Makanya saat ini saya sementara mendata dan di bantu dengan teman-teman dari tim relawan,”ujarnya.

Ia mengaku, dalam pendataan ini pihaknya masih terkendala dengan jumlah tim relawan yang ada sehingga, untuk memperoleh data lengakp sedikitnya mengalami keterlambatan.

Menurut dia, sekarang ini pihaknya menginginkan untuk mendapatkan data terlebih dahulu dengan dibantu pihak kelurahan dan desa, sehingga untuk sementara data yang diperoleh khusus eks Kecamatan Parigi sudah mencapai 2.642 unit rumah yang rusak ringan, kemudian untuk yang rusak sedang 1.421 unit dan yang rusak berat 1.469 unit.

“Jadi totalnya ini untuk eks Parigi mulai dari Parigi Selatan hingga Parigi Utara sudah 5.532 unit rumah,”jelasnya.

Sesuai yang disampaikan oleh pihak kementerian PUPR kata Rahmat, agar secepatnya untuk membuat surat dan ditandatangani oleh Bupati Parimo. Kemudian datanya harus berdasarkan by name by address untuk memperjelas data tersebut.

“Karena itu harus kita tahu by name by adressnya, untuk mengetahui siapa kepala keluarganya, kemudian kondisi rumahnya rusak ringan, rusak sedang, ataupun rusak berat,”ungkapnya.

Karena yang dibutuhkan di kementrian PUPR itu tambahnya, adalah rekap dan hasil dokumentasi pendukung rumah-rumah warga yang rusak sebagai sampel. Kemudian setelah itu dari pihak kementrian akan turun langsung ke Kabupaten Parimo untuk meninjau dan menentukan kembali kepada warga yang rumahnya terdampak bencana tersebut.

“Jadi ada tim tekhnis dari pusat bergabung dengan tim tekhnis dari Pemda dalam hal ini dari Dinas Perumahan untuk mendatangi kembali serta mensurvei langsung rumah-rumah yang datanya sudah dimasukkan oleh masing-masing Kelurahan dan Desa, gunanya untuk mengaetahui mana rumah yang rusak ringan, sedang, dan mana yang rusak berat,”ungkapnya.

(asw/Palu ekspres).

 

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital