Rabu, 12 Agustus 2026

Kinerja Bank Sulteng Tumbuh Signifikan

TUKAR CINDERAMATA – Gubernur Longki Djanggola menyerahkan cinderamata kepada Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek. (HUMAS PEMPROV)

Gubernur Minta DPRD Dukung Penyertaan Modal
PALU, PE  — Ajang sosialisasi Program Transformasi Bank Pembangunan Daerah di Ballroom Silk Stone, Hotel Mercure, Senin, 7 November 2016, menjadi panggung bagi Gubernur Sulteng Longki Djanggola menyampaikan kinerja PT Bank Sulteng. Sebagai pemegang saham pengendali di bank plat merah itu, ia menilai kinerja bank dari ke waktu ke waktu terus mencatat kemajuan signifikan. Sosialisasi yang dihadiri Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri Reydonnyzar Moenek, dihadiri semua bupati/wakil bupati se Sulawesi Tengah dan pimpinan DPRD nya.

Menurut Gubernur kehadiran DPRD menjadi penting, karena masih ada perbedaan sudut pandang antara eksekutif dan dewan dalam melihat urgensi penyertaan modal. Pada hal di satu sisi, Pemprov Sulteng terus mengejar rasio kecukupan modal minimal Rp1 triliun pada lima tahun kedepan. ”Kehadiran Dewan sangat penting. Biasanya bicara soal penyertaan modal masih ada problem di tingkat mitra di dewan,” ungkap Longki.

Gubernur menyampaikan dari sisi pertumbuhan asset pada triwulan II 2016 ini, Bank Sulteng yang dipimpin Direktur Utama Rahmat Abdul Haris ini mencatat kenaikan sebesar 30.67 persen. Sementara kredit mencapai 14,22 persen dan dana pihak ketiga atau penyertaan modal mencapai 28,49 persen. Saat ini, modal inti Bank Sulteng pada posisi Juni 2016, mencapai Rp515,244 miliar. Dari jumlah itu,  Bank Sulteng masih butuh tambahan modal sebesar Rp484,756 mniliar. Ini untuk  mengejar target yang sudah dipatok oleh Otoritas Jasa Keuangan sebesar Rp1 triliun.

Pemerintah Provinsi kata dia  sudah menyiapkan langkah-langkah teknis dan strategis untuk memenuhi target tersebut. Saat ini komposisi kepemilikan modal Bank Sulteng terbagi antara Pemerintah Provinsi Sulteng, PT. Mega Corpora, induk dari Bank Mega dan Pemerintah Kabupaten dan Kota. Pemerintah Provinsi Sulteng memiliki saham sebesar 38 persen, sementara PT Mega Corpora sebesar 24,9 persen  dan 13 Pemerintah/Kabupaten memiliki saham senilai 37,1 persen.

Rinciannya, Pemerintah Provinsi Sulteng menyetor modal sebesar Rp184,207 miliar, PT. Mega Corpora sebesar Rp120,704 miliar dan sebanyak Rp179,845 miliar disetor oleh 13 Pemerintah Kabupaten dan Kota. Total setoran itu diperuntukkan untuk memenuhi modal inti, pada tahun keenam sekira 2016, penambahan jaringan kantor, peningkatan sarana dan prasarana serta peningkatan fasilitas untuk pelayanan kepada masyarakat. (kia)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital
Pendekatan Baru Dalam Pengelolaan Platform Permainan Daring Modern Terbentuk Dari Blockchain Dan Big Data
Skalabilitas Game Online Di Tengah Pertumbuhan Pengguna Digital Global Didukung Infrastruktur Cloud Native
Transparansi Ekosistem Game Online Berbasis Teknologi Masa Kini Didukung Blockchain Modern Dan Smart Contract
Ekosistem Game Modern Yang Lebih Terhubung Terbentuk Dari Integrasi Internet Of Things Dan Artificial Intelligence
Industri Game Modern Menyesuaikan Layanan Dengan Perubahan Perilaku Digital Berkat AI Berbasis Prediksi
Performa Game Multiplayer Meningkat Melalui Teknologi Edge Computing Dengan Pemrosesan Data Lebih Cepat
Platform Game Multiplayer Mengantisipasi Ancaman Siber Lebih Efektif Berkat Cyber Intelligence Modern
Pengembangan Game Modern Menjadi Lebih Fleksibel Dan Adaptif Berkat Artificial Intelligence Berbasis Cloud
Transformasi Digital Perusahaan Skala Kecil Dan Menengah Dipercepat Melalui Pengembangan Aplikasi Low Code
Visibilitas Konten Pada Google Discover Meningkat Secara Organik Berkat Strategi Search Engine Optimization