Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Disnakertrans Akan Mengecek TKA di Lokasi Tambang Kayuboko, Parimo

FOTO : Kepala Disnakertrans Parimo, I Wayan Sariana. Foto : Dok.

PALU EKSPRES, PARIGI– Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) belum mengetahui pasti keberadaan Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Korea Selatan (Korsel) sebagai tenaga ahli di lokasi pertambangan rakyat Desa Kayuboko, Kecamatan Parigi Barat, Kabupaten Parimo.

Hal itu di ungkapkan Kepala Dinas Nakertrans Parimo, I Wayan Sariana, kepada media ini di kantornya, Rabu, 10 Juli 2019.

Dia mengatakan terkait keberadaan TKA yang ada di wilayah kabupaten Parimo, pihaknya akan melakukan pengecekan di lokasi yang dimaksud.
“Kami dengan tim akan segera mengecek keberadaan TKA itu di desa Kayuboko,” tegasnya.

Menurut dia, sesuai data keberadaan TKA di Parimo yang ada saat ini, pihaknya belum mendapat laporan. Karena dalam aturannya, setiap TKA yang datang ke wilayah manapun harus melaporkan aktifitasnya di wilayah tujuan mereka. Tetapi ketika warga Asing dilakukan pemeriksaan dokumen berupa visa, ternyata tidak sesuai tujuan kedatangannya.
“Seperti tiga orang TKA yang dipulangkan tahun lalu, di dalam visa kunjungan untuk berlibur tetapi mereka datang untuk menambang,” ungkapnya.

Ketika ditemukan hal seperti itu tambahnya, pihaknya melaporkan kepada Kantor Imigran Kelas 1 Palu untuk ditindaklanjuti. Kemudian setelah ada penanganan, mereka akan dideportasi ke negara asal.

Sejauh ini katanya, langkah yang dilakukan Nakertrans akan terus mensosialisasikan kepada masyarakat dan pengusaha yang menggunakan jasa TKA guna melaporkan kepada mereka. Dengan demikian akan dilakukan pendataan dan didaftarkan sebagai tenaga kerja di wilayah Parimo.

Selain itu, lanjut dia, yang tidak berprofesi sebagai pekerja tambang, seperti pendeta yang berwarga negara asing di Kelurahan Maesa, Kecamatan Parigi, pihak Gereja harus melaporkan agar diketahui tujuan kedatatangan ke Parimo.
“Kami harus mengetahui tujuan dari mereka tetapi kebanyakan yang terjadi berprofesi sebagai penambang,” tuturnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital