Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Periode Januari-Juli 2019, Kejari Donggala Selamatkan Rp700 Juta Uang Negara

RILIS KASUS: Kajari Donggala, Yuyun Wahyudi di dampingi Kasi Pidsus, Palupi Wiryawan dan Kacabjari Sabang, Erffandi gelar konferensi pers penanganan kasus priode Januari-Juli 2019. Foto: Jose Rizal/PE

PALU EKSPRES, DONGGALA– Periode Januari-Juli 2019 Kejaksaan Negeri Donggala selamatkan uang negara sebesar Rp775.609.000. Ratusan juta dana tersebut bersumber dari tindak pidana korupsi hingga pembayaran denda.
“Sudah di kembalikan ke kas negara,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Donggala, Yuyun Wahyudi, SH, MH saat menggelar konfernsi pers Rabu (24/7/2019)

Selain berhasil menyelamatkan ratusan juta uang negara, Kajari Yuyun Wahyudi juga menyampaikan hasil penanganan perkara selama priode Januari-Juli 2019.

Pada periode itu Kajari Donggala telah melakukan penyidikan hingga penuntutan kasus penyalahgunaan bahan bangunan rumah tidak layak huni. Dinas Sosial Donggala. Penyidikan dugaan tindak pidana korupsi penyimpangan pekerjaan jembatan gantung Tongoa, Kabupaten Sigi.
“Penyalahgunaan bahan bangunan rumah tidak layak huni di dinas Sosial Donggala sudah tahap penuntutan. Lima tersangka, Budi Pattarai, Abd Haris M Nur, Arsyad P Entedeim, Kaharuddin, dan Andi Baso Patadingi dalam proses dakwaan. Kemudian penyalahgunaan APBDes desa Palintuma, Kecamatan Pinembani tahun anggaran 2015 dengan tersangka Harun Lepeindah dan Adrianus,” ungkapnya.

Lanjut Yuyun kasus Operasi Tangkap Tangan (OTT) program Prona Desa Towiora, kecamatan Rio Pakava, Donggala tahun anggaran 2016 dengan terpidana Resmin sudah di eksekusi. Demikian pula tersangka kasus tindak pidana korupsi pembangunan aula haji Depertemen Agama Donggala tahun anggaran 2017, terpidana Audri Audi Pusung sudah dieksekusi.

Selain itu, ungkap Yuyun kedua tersangka kasus penyalahgunaan anggaran pendapatan dan belanja desa Towale, Kecamatan Banawa Tengah, Arjun Sinanang dan Heni juga sudah di eksekusi oleh pengadilan tindak pidana korupsi di Palu.

Untuk kasus yang masih dalam penyidikan Kajari Donggala Yuyun menjelaskan ada tiga kasus. Dugaan tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pendapatan dan belanja desa Bukit Harapan, Kecamatan Sojol tahun anggaran 2015 dengan tersangka Mohamad Rizal.

Dugaan tindak pidana korupsi hibah barang pengadaan kapal perintis desa Balukang dan desa Ogoamas 1 dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informatika tahun anggaran 2015, dan tindak pidana korupsi penyalahgunaan dana bantuan langsung masyarakat pengembangan usaha agribisnis pedesaan Gapoktan Berkah desa Bukit Harapan, Kecamatan Sojol tahun anggaran 2014.

Selain itu Kajari Donggala juga merilis kasus korupsi tahun 2012 yang sudah masuk dalam tahap penuntutan, dakwaan, hingga eksekusi antara lain kasus dana usaha pengembanagan usaha agribisnis pedesaan melalui Gapoktan Sintuvu Maroso, desa Lombonga, Kecamatan Balaesang dengan terdakwa Welly Subaera dan Astia. Tindak pidana korupsi penyalahgunaan anggaran pendapatan dan belanja desa Balukang dengan terdakwa Taris Djaelangkara. (mg6/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital