Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Dosen Faperta Untad Bermitra dengan Petani Bawang Sigi

PALU EKSPRES, SIGI– Dua orang dosen Fakultas Pertanian (Faperta) Universitas Tadulako (Untad) melakukan pendampingan pada masyarakat dalam perakitan teknologi pengendalian hama ulat bawang dan penyakit busuk pangkal batang untuk kesinambungan produksi bawang merah di Lembah Palu. Kegiatan tersebut dilaksanakan di kelompok tani Desa Soluove, Kecamatan Sigi Biromaru, Kabupaten Sigi.

Kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini berlangsung selama 6 bulan sejak Juni 2019 dan akan berakhir pada bukan November 2019.

Salah seorang dosen yang terlibat pada program ini, Dr. Irwan Lakani, SP, M.Si dihubungi Palu Ekspres, Minggu (15/9/2019), mengatakan, Program Kemitraan Masyarakat (PKM) ini merupakan salah satu program Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi.

“Program ini dilaksanakan oleh Dosen Fakultas Pertanian Untad yang ditunjuk berdasarkan seleksi proposal yang diajukan dan dinyatakan memenuhi persyaratan untuk dilaksanakan. Salah satu diantaranya dilaksanakan oleh saya sendiri dan rekan saya, Dr. Ir. Sri Anjar Lasmini, MP,” ujarnya.

Kegiatan ini menurut Irwan, dimaksudkan untuk menyelesaikan permasalahan hama ulat bawang dan penyakit busuk pangkal batang yang selalu menyerang tanaman bawang merah yang diusahakan oleh masyarakat.

“Program Kemitraan Masyarakat (PKM) pada prinsipnya bertujuan untuk membantu masyarakat dalam menyiapkan teknologi pengendalian hama dan penyakit pada tanaman bawang merah, serta kurangnya sarana produksi dalam pengembangan bawang merah,” kata Irwan.

Adapun target yang akan dicapai dengan program ini lanjutnya, adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam merakit teknologi pengendalian hama ulat bawang dan penyakit busuk pangkal batang, serta menyediakan sarana produksi yang diperlukan dalam pengembangan bawang merah. Untuk mencapai target dan penyelesaian masalah dari program PKM ini, digunakan teknik pendidikan orang dewasa dengan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) menggunakan metode pelatihan (training), demonstrasi teknologi, demplot percontohan dan pembinaan dan pendampingan kepada kelompok tani mitra.

“Pada kegiatan pelatihan, petani diajarkan tentang teknik perakitan teknologi pengendalian hama ulat bawang dan penyakit busuk pangkal batang menggunakan biopestisida berbahan jamur Trichoderma sp dan Jamur Beuveria bassiana serta penyiapan sarana produksi terutama pupuk organik padat dan cair,” ujarnya.

Irwan berharap, setelah pelaksanaan kegiatan ini, anggota kelompok tani mitra dapat mengembangkan teknologi pengendalian hama dan penyakit pada tanaman bawang merah untuk digunakan di lahan usaha taninya. (*/fit/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital