Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

DPRD Desak Dinas PUPRP Parimo Tangani Jembatan Baliara

Kondisi Jembatan Baliara yang mengalami kerusakan akibat dihantam banjir beberapa hari lalu. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIGI- Wakil Ketua DPRD Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Faisan mendesak Dinas Pekerjaan Umum Penataan Ruang dan Pertanahan (DPUPRP) setempat agar segera menangani jembatan di Desa Baliara yang mengalami kerusakan akibat luapan banjir beberapa hari lalu.
Faisan mengatakan, desakan itu disampaikannya kepada pihak Dinas terkait saat meninjau lokasi jembatan yang dimaksud, Selasa, (5/5/2020).
“Saya khawatir dengan kondisi jembatan ini, apabila terlambat ditangani maka akan berdampak pada kerusakan yang lebih parah bahkan bisa putus,” ujarnya.
Politisi Gerindra itu mengatakan, setelah melakukan peninjauan pihaknya telah berbincang bersama Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Parimo yang juga melakukan peninjauan di jembatan tersebut.
“Kabid Bina Marga ini memang saya hubungi tadi untuk sama-sama turun meninjau guna memastikan kondisi jembatan yang menghubungkan Desa Baliara dengan Desa Parigimpu’u Kecamatan Parigi Barat itu,” kata Faisan.
Sementara itu, Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPRP Parimo, I Wayan Mudana berjanji dalam waktu dekat ini pihaknya akan melakukan perbaikan dengan memasang bronjong untuk mengantisipasi luapan banjir.
Kerena, kata dia, dikhawatirkan adanya banjir susulan sehingga memperparah kondisi jembatan.
“Dalam waktu satu hingga dua hari ini kami akan melakukan perbaikan karena ditakutkan ada banjir susulan sehingga, kerusakanya lebih parah lagi nantinya.” kata I Wayan.
Dia mengatakan, saat ini pihakya tengah berupaya mendatangkan alat berat eksavator untuk diturunkan di lokasi jembatan itu.
“Jadi, untuk mengantisipasi banjir ini kami akan bangun bronjong dan menggeser batu-batu gajah di sungai itu kebagian jembatan yang mengalami kerusakan untuk mengantisipasi luapan air,” ujarnya.
Dengan begitu, lanjut dia, luapan banjir sedikitnya bisa terbendung. Sebab, menurutnya jika hal ini tidak ditangani secepatnya maka kerusakan jembatan ini akan bertambah parah.
“Kalau ini direhab anggaranya kurang lebih Rp 1 miliar, sedangkan sekarang ini kita belum punya aggaran,” ungkapnya.
Ia menambahkan, anggaran yang digunakan untuk pemasangan bronjong di sungai Baliara itu diperkirakan sekitar Rp 200 juta. “Pekerjaanya paling 2 hari sudah selesai,” katanya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital