Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

PMI dan IFRC Kembali Bangun Fasilitas Kesehatan di Sirenja Donggala

Wakil Ketua PMI Donggala Lutfin didampingi Kepala Markas PMI Sulteng Saiful saat menyerahkan secara simbolis kartu BNT bagi korban bencana di Desa Tanjung Padang. Foto: Jalu/PE

PALU EKSPRES, DONGGALA– Palang Merah Indonesia (PMI) bekerjasama dengan International Federation of Red Cross and Red Crescent Society (IFRC) kembali membangun dua unit Puskesmas pembantu (Pustu) di Kecamatan Sirenja, Kabupaten Donggala.
Fasilitas kesehatan tersebut dibangun di Desa Lende dan Desa Tondo Ujumbou. Sebelumnya telah diserahkan fasilitas puskesmas pembantu dan puskesmas sementara Tanjung Padang untuk korban bencana gempa bumi, tsunami, dan likuefaksi kepada Pemda Donggala.
“Ini bentuk kepedulian PMI khususnya untuk memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Sirenja yang menjadi korban bencana,” kata Wakil Ketua PMI Donggala Lutfin S Djihana, disela monitoring di Desa Lende, Kamis (20/5/2020).

Lutfin (pakai topi) Bersama kepala markas PMI Sulteng Saiful dan perwakilan IFRC saat meninjau bangunan Pustu di desa Lende, Kecamatan Sirenja. Foto: Jalu/PE


Dalam monitoring tersebut Lutfin didampingi Kepala Markas PMI Sulawesi Tengah, Saiful, Kepala Markas PMI Donggala, Jose Rizal, dan perwakilan IFRC, Refta
Puskesmas pembantu dan puskesmas sementara itu, menurut dia, dibangun dengan dukungan dana dari IFRC dan merupakan fasilitas kesehatan dasar bantuan PMI bagi warga Kecamatan Sirenja.
“PMI membangun fasilitas kesehatan itu sejak masa tanggap darurat bencana dengan harapan bisa membantu warga mengakses layanan kesehatan,” katanya.
Selain membangun fasilitas kesehatan, PMI dan IFRC juga memberikan bantuan non tunai (BNT) sebesar Rp6 juta kepada masyarakat dengan kategori rumah rusak berat. Penerima BNT tersebar di berbagai kecamatan terdampak bencana.
“Atas nama PMI Donggala saya mengucapkan terima kasih kepada IFRC telah memberikan dukungan dana bagi pembangunan fasilitas kesehatan di Kecamatan Sirenja dan BNT bagi warga terdampak bencana gempa bumi dan tsunami di Kabupaten Donggala,” demikian Lutfin. (mg6/palu ekspres)


Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital