Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Langgar Kode Etik, Kemensos Pecat Tiga Oknum Pendamping PKH di Parimo

Kepala Dinas Sosial Parimo, Elvis Tombolotutu saat membacakan SK pemberhentian terhadap 3 oknum pendamping PKH di Parimo. Foto : ASWADIN/PE

PALU EKSPRES, PARIMO– Kementerian Sosial (Kemensos) melakukan pemecatan terhadap 3 oknum pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) di Kecamatan Tinombo Selatan Kabupaten Parigi Moutong.

Ketiga oknum PKH  dipecat karena dianggap melanggar kode etik dengan mengambil hak orang miskin atau keluarga penerima manfaat (KPM).

Pemecatan ini berdasarkan surat keputusan (SK) tentang pemberhentian  dari Kemensos nomor : 35/SK/34/KP.06.03/6/2020.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Parigi Moutong, Elvis Tombolotutu mengatakan, pelanggaran kode etik yang dilakukan tiga oknum pendamping PKH ini di ketahui dari media sosial salah seorang warga yang ada di wilayah tersebut.

“Sehari setelah beredar di media sosial, Kabid Perlindungan Jaminan Sosial (Linjamsos) langsung turun lapangan melakukan investigasi,” kata Elvis saat konferensi pers bersama sejumlah awak media di kantornya, Jumat, (5/6/2020).

Ketiga oknum sebagai pendamping PKH Kecamatan Tinombo Selatan yang diberhentikan itu kata dia, ada SP3 dan sudah diberhentikan. Selain itu ada juga 4 oknum pendamping PKH lainnya yang mendapatkan SP1 karena dianggap belum melakukan pelanggaran.

“Belum sempat mereka gunakan uang itu langsung dia kembalikan kepada warga penerima,” katanya.

Dengan demikian, pihaknya mengingatkan kepada para pendamping PKH di 23 kecamatan di wilayah parimo untuk berhati-hati dan bekerja dengan baik.” Jadi para pendamping di 23 kecamatan perhatikan baik-baik keputusan ini agar bisa menjadi efek jera buat kalian,” tegasnya.

Karena, dana tersebut menurutya adalah hak para orang-orang miskin. Sehingga, tidak boleh diambil atau disalahgunakan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perlindungan dan Jaminan Sosial (Linjamsos) Dinsos Parimo, Ariesto mengatakan, ketiga oknum pendamping PKH itu sudah mengembalikan semua uang yang mereka gunakan.

“Jadi kami di Dinsos tidak membeda bedakan siapa yang melakukan pelanggaran akan dikenakan sanksi,” tegasnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital