Minggu, 9 Agustus 2026
Daerah  

Melacak Pergerakan Orang Keluar Masuk, Pemkab Parimo Butuh Aplikasi

Kepala Bappelitbangda Parimo, Zulfinasran. Foto : Ist

PALU EKSPRES, PARIMO– Kepala Bappelitbangda Kabupaten Parigi Moutong (Parimo) Zulfinasran mengatakan untuk melacak pergerakan orang yang ke luar masuk di wilayah Kabupaten Parigi Moutong perlu dukungan aplikasi yang nantinya menjadi sebuah inovasi daerah.
Aplikasi tersebut katanya, untuk memperlambat penyebaran pandemi Covid- 19 di Kabupaten Parimo. Aplikasi tersebut akan ditempatkan pada lokasi yang menjadi potensi pusat keramaian atau perkumpulan publik.
“Aplikasi yang dibuat pastinya didukung dengan jaringan internet dan CCTV,” kata Zulfinasran di Parigi, Selasa (16/6/2020).
Dia mengatakan, jika aplikasi didukung dengan jaringan internet maka SDM petugas yang berkepentingan harus mampu untuk mengakses maupun mengoperasikan apikasi tersebut.
“Aplikasi yang dibuat ini nantinya bukan hanya pada masa Covid-19 saja tetapi berkelanjutan,” ujarnya.
Dengan demikian, ada beberapa organisasi perangkat daerah (OPD) terlibat di dalamnya yaitu, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, Bappelitbangda, Sat Pol PP, Kecamatan, Disporapar, Polres, DPMD, Bapenda, Dukcapil, Tapem dan Diskominfo.
Memurutnya, aplikasi ini datanya berbasis kependudukan yang masuk maupun keluar. Olehnya, aplikasi tersebut diharapkan bisa ditempatkan menjadi user di pasar-pasar tradisional.
“Karena Dinas Perindag punya UPT Pasar, kemudian di penginapan dikelola sendiri oleh pihak penginapan, perhotelan, pos-pos perbatasan, pemerintah desa, home stay, rumah makan, cafe, puskesmas, rumah sakit dan rumah ibadah,” kata Zulfinasran.
Ia mencontohkan teknis aplikasi ini lanjut dia, seperti pedagang di pasar. Sebab, menurutnya pedagang terbagi dua ada pedagang tetap dan ada pedagang yang datang dari luar.
Dengan demikian, jika pedagang datang dari luar maka orang tersebut terdata di pos perbatasan kabupaten. Jarak yang ditempuh orang tersebut untuk sampai ke pasar membutuhkan waktu satu hingga dua hari dan menginap di Kabupaten Parimo. Sehingga, tidak menutup kemungkinan para pedagang singgah di rumah makan dan pemilik usaha rumah makan wajib mencatat dan mengentri data siapa saja orang yang singgah makan di rumah makan itu dengan menggunakan sistem aplikasi tersebut. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital