Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Anak di Bawah Umur Menikam Temannya hingga Tewas

Ilustrasi kekerasan. Foto: Istimewa

PALU EKSPRES, PARIMO– Anak usia 13 tahun menikam seorang warga berinisial ASW (25) hingga tewas di Kecamatan Ampibabo, Kabupaten Parigi Moutong, Selasa (15/9/2020). Pelaku yang masih di bawah umur tersebut diduga masih dalam kondisi di bawah pengaruh minuman keras (Miras).
“Kejadian itu terjadi di Desa Tombi Kecamatan Ampibabo,” kata Kapolsek Ampibabo, Ipda Nasir Mangaseng, dihubungi, Rabu (16/9/2020).
Kapolsek menuturkan, awalnya korban bersama pelaku minum minuman keras. Kemudian, berselang beberapa jam ke duanya berselisih paham.
Berawal dari perselisihan tersebut kata dia, terjadilah penikaman terhadap korban berinisial ASW (25).
“Peristiwa ini terjadi pada malam hari dan mengakibatkan hilangnya nyawa korban. Pelaku dan korban, ke duanya ini sebenarnya berteman,” terangnya.
Bahkan, kata Kapolsek, menurut pengakuan warga di sekitar tempat tinggal korban, ASW kesehariannya adalah anak yang baik.
Menurut Kapolsek, korban sebelumnya sempat dilarikan ke Puskesmas setempat. Namun, nyawa korban sudah tidak dapat tertolong.
Dengan kesigapan aparat kepolisian katanya, beberapa saat setelah kejadian tersangka pelaku pembunuhan langsung diamankan oleh aparat kepolisian di Polres Parimo.
“Saat ini, kami dari Polres Parimo sedang melakukan penyelidikan terkait kasus ini,” jelasnya.
Akibat peristiwa ini ungkapnya, sempat terjadi gejolak di sekitar tempat kejadian perkara (TKP). Karena, saat itu, pihak keluarga korban sempat tersulut emosi dan mencari pelaku.
Ia juga membenarkan adanya tindakan pembakaran rumah pelaku pasca peristiwa pembunuhan tersebut.
“Untuk saat ini sejak malam kejadian, anggota kepolisian dari Polres Parimo sudah dikerahkan untuk membantu anggota di Polsek Ampibabo guna melakukan pengamanan di TKP,” terangnya.
Akibat kejadian itu, pihaknya mengimbau kepada seluruh pihak termasuk dari keluarga korban untuk dapat menahan diri dari tindakan-tindakan yang dapat merugikan keluarga dan warga lainnya.
Ia juga meminta kepada masyarakat untuk tetap bersabar dan menyerahkan proses hukum ini sepenuhnya kepada pihak kepolisian Polres Parimo.
“Jangan sampai tersulut emosi yang berlebihan, sehingga dapat mengganggu keamanan dan ketertiban,” ujarnya. (asw/palu ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital