Sabtu, 8 Agustus 2026
Daerah  

Bertemu Jonan, Longki Yakin Hak Partisipatif 10 Persen Perusahaan Migas Dibayarkan

Gubernur Sulteng Longki Djanggola

PALU, PE – Gubernur Sulawesi Tengah Longki Djanggola dan Bupati Banggai Herwin Yatim menemui Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral RI, Ignatius Jonas. Jonan menerima kedua kepala daerah ini di ruang rapat kementerian ESDM, Jalan Merdeka Selatan, Jumat, (17/2).

Pada pertemun tersebut, Gubernur Longki memaparkan kondisi pertumbuhan investasi pertambangan mineral, minyak dan gas Sulteng. Longki menyampaikan bahwa itu dapat mengdongkrak pertumbuhan ekonomi daerah dan menyediakan lapangan kerja.

Meski begitu Longki tetap mendesak agar Kementerian benar-benar mendukung Pemprov Sulteng dan Pemkab Banggai untuk mendapatkan hak partisipatif sebesar 10 persen dari sejumlah perusahaan pertambangan.

“Alhamdulilah, Menteri ESDM sangat apresiatif atas semua laporan dan usulan dari Pemerintah Provinsi Sulteng dan Pemerintah Kabupaten Banggai,” aku Longki dalam pesan singkat yang dikirimkan kepada media, Jumat malam.

Kepala Daerah yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sulteng ini pun melaporkan perkembangan masalah penertiban Izin Usaha Pertambangan berdasarkan koordinasi dan supervisi Komisi Pemberantasan Korupsi.

Secara khusus, Longki menyampaikan soal masalah tumpang tindih lahan bekas penciutan PT. Vale Indonesia, soal lahan PT. Citra Palu Mineral dan PT. Sulawesi Mining Investment

“Kementerian ESDM sejak awal mendukung upaya kita menertibkan IUP yang tumpang tindih itu. Meski kita kemudian menuai gugatan dari beberapa perusahaan,” sebut dia.

Ia menambahkan Menteri Jonan memberi perhatian atas laporan masalah blok Tiaka yang belum beroperasi hingga kini.

“Terkait masalah permintaan kita atas hak partisipatif sebesar 10 persen dari perusahaan pertambangan minyak dan gas, yakni Blok Matindok, Blok Senoro dan Tiaka, insya Allah dalam waktu tidak lama lagi akan dipenuhi,” jelas Mantan Bupati Parigi Moutong dua periode ini.

Untuk diketahui, Blok Senoro-Toili dan Blok Tiaka merupakan blok migas yang dikelola JOB Medco Energi dan PT Pertamina Hulu Energi (PHE) lewat Pertamina-Medco E&P Tomiri Sulawesi (PMTS JOB).

Sementara, Blok Matindok dikelola oleh PT Pertamina E&P Matindok (Proyek Pengembangan Gas Matindok./PPGM).

(jgb/Palu Ekspres)

Fleksibilitas Baru Dalam Pengelolaan Infrastruktur Dihadirkan Oleh Teknologi Berbasis Cloud
Efisiensi Operasional Meningkat Berkat Teknologi Analitik Modern Dengan Pemantauan Berkelanjutan
Fondasi Baru Untuk Efisiensi Operasional Terbentuk Dari Platform Digital Modern
Adaptasi Terhadap Perubahan Teknologi Dipercepat Melalui Integrasi Kecerdasan Buatan
Pengelolaan Sistem Lebih Efektif Didukung Oleh Teknologi Pemantauan Cerdas
Stabilitas Operasional Terjaga Berkat Teknologi Digital Terintegrasi Dengan Analisis Berkelanjutan
Tantangan Transformasi Digital Dihadapi Secara Efektif Melalui Infrastruktur Modern Berbasis Analitik
Kolaborasi Dan Efisiensi Operasional Diperkuat Oleh Integrasi Teknologi Berbasis Cloud
Akurasi Evaluasi Kinerja Sistem Meningkat Berkat Platform Monitoring Digital
Ketahanan Operasional Di Era Digital Meningkat Melalui Pemanfaatan Analisis Data
Optimalisasi Pola Mahjong Ways Dilakukan melalui Algoritma Probabilistik Cerdas
Dompet Digital Mengubah Kebiasaan Transaksi dalam Ekosistem Monopoly Live
Ancaman Siber Mendorong Industri Permainan Memperkuat Keamanan Infrastruktur Digital
Digitalisasi Administrasi Pangkas Waktu Verifikasi Pengguna Live Blackjack
Perilaku Pemain Modern Dikaji melalui Model Adaptasi Strategis
Media Sosial Memperkuat Hubungan Provider dengan Komunitas Penggemar Gates of Olympus
Mahjong Wins 3 Menunjukkan Pergeseran Tren Hiburan Berbasis Teknologi Modern
Analisis Distribusi Mengungkap Kendala Penayangan Crazy Time di Berbagai Wilayah
Pemetaan Digital Memperkuat Distribusi Server serta Manajemen Trafik Lightning Roulette
Peluang Baru Industri Mahjong Indonesia Muncul dari Pergeseran Perilaku Digital